Lapas Kelas I Tangerang Disambangi Kakanwil Bengkulu Beserta Jajaran Ka. UPT Se-Bengkulu dan JFU Ditjen PAS Dalam Melaksanakan Studi Tiru Layanan Makanan Siap Saji Bagi WBP
Tangerang,ANEKAFAKTA.COM
Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, Unit Pelaksana Teknis di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, hari ini menerima kunjungan dari Abdul Hany, selaku Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu beserta jajaran Ka. UPT se-Bengkulu, dan JFU Ditjen PAS. Antara lain Yohani Widayati selaku Ka. Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Lalu Jumaidi selaku Ka. Lapas Kelas IIA Curup, Sudirman Jaya selaku Ka. LPKA Kelas II Bengkulu, Tutut Prasetyo selaku Ka. Rutan Kelas IIB Bengkulu, Hadi Wijaya selaku Ka. KPLP Kelas IIA Bengkulu, dan JFU dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kehadiran mereka diterima langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Jumadi, beserta jajaran pejabat struktural Lapas Kelas I Tangerang, Rabu pagi (19/2).
Kehadiran Abdul Hany beserta jajaran Ka. UPT adalah dalam rangka melaksanakan studi tiru layanan makanan siap saji bagi WBP. Studi tiru tersebut yang dimaksud adalah untuk memberikan teori penguatan kinerja akan pelayanan kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam hal dapur siap saji.
"Kami merasa terhormat atas kedatangan Pak Abdul Hany, jajaran Ka.UPT se-Bengkulu, dan JFU dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Semoga dalam giat studi tiru ini bisa kami implementasikan guna memberikan pelayanan yang lebih prima kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam hal penyajian makanan," ujar Jumadi.
Pertemuan tersebut difokuskan pada layanan makanan siap saji kepada warga binaan, mulai dari pembangunan dapur siap saji, hingga Beragam Pelatihan yang diberikan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) kepada para WBP. Jumadi sendiri mengungkapkan bahwa segala kegiatan dan pelayanan yang telah diberikan telah diusahakan yang terbaik, dan diharapkan agar para Petugas dan para Warga Binaan Pemasyarakatan yang akan dipekerjakan di dapur siap saji bisa lebih meningkatkan lagi kemampuan memasak. Selain itu, Jumadi juga menambahkan bahwa pelatihan ini adalah salah satu langkah yang perlu diambil guna tercapainya layanan makanan siap saji yang berkualitas.
Eva/Red

Posting Komentar