Echa Terus Asah Kemampuan, Selain Hobi Berpuisi dan Bernyanyi, Wanita Cantik Ini Akan Tingkatkan Karirnya Didunia Akting
Kuala Kapuas,ANEKAFAKTA.COM
Perjalanan penyanyi sekaligus penulis lagu/song writer Echa Dewi kelahiran Yogyakarta ini yang menarik untuk disimak dimulai dari hobi Melukis hingga Menulis Puisi namun lebih fokus ke bidang musik yaitu sebagai penyanyi all genre. Tingal di negeri orang membuat Echa Dewi, demikian nama sapaan akrabnya, lebih mandiri dalam berkarir di Kuala Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Memilih jalur entertainment membuatnya lebih asik menarik serta bisa hilangkan jenuh dengan rutinitas segudang kegiatan sebagai abdi negara.
Kemampuan bernyanyi dari kecil yang diajarkan oleh guru les serta ayahnya yang kebetulan ada keturunan seniman asal Jogjakarta. Berbagai pengalaman manggung dimulai sejak 2012 yang lalu sering ngejob di wilayah Kalimantan membuat kemampuan performance semakin teruji. Salah satu pengalaman menariknya yaitu sepanggung bersama Iis Dahlia, Tiwi T2, Armada Band, Seventeen, Bianz DBagindas, Zaskia Gotik, Zivillia, Uci Sucita, Doni Kusuma dll. Pengagum bintang film Dian Sastro, Iko uwais, Vino Sebastian, Reza Rahadian dan pesinetron Kadek Devi membuat nya ingin menambah kemampuan bakatnya yang belom pernah dimainkan, saya tuh pengen terjun ke dunia akting tp mungkin belom saatnya, next deh setelah saya terkenal jadi penyanyi all genre, hehehehe.. ungkapnya Via pesan WhatsApp pada, Senin (27/7/2020).
Selain itu, Echa Dewi panggilan akrabnya bersama ZMD Record dan A2N Studio, baru saja mengeluarkan single terbarunya yang berjudul "Seribu Kata Maaf" yang di rilis di chanal youtube A2N Studio. Dalam lirik lagu tersebut Echa menyerukan juga cara pencegahan Covid-19 yang sesuai dengan standar kesehatan dan imbauan pemerintah untuk tetap dirumah saja.
Echa Dewi yang juga pengidola Rio Febrian dan almarhum Glenn Fredly membuat gaya bernyanyinya lebih mengikuti idolanya baik cengkok syairnya dan ekspresi wajahnya. Dukungan penuh dari keluarganya memberikan kekuatan semangat untuk terus berkarya dengan menghasilkan beberapa lagu lagu all genre yang sudah bisa di download di aplikasi. Bergabung dengan label musik A2N STUDIO dan pernah bekerjasama dengan ZMD record Jakarta memberikan kesempatan melahirkan karya lagunya sendiri
Ada satu kenangan indah saat Echa pernah bernyanyi bersama pak Dandim dari kota wilayahnya, namun beberapa jam kemudian pak Dandim tersebut meninggal dunia karena sakit. Dari kenangan sedih itu lalu terciptanya lagu Satu Kesempatan Ciptaan Echa Dewi. Dalam impiannya Echa ingin perjalanannya sebagai penyanyi membuat dirinya lebih bisa mengasah bakat yang terpendam dan bisa mulai dimunculkan yaitu bisa menciptakan sebuah karya lagu dan ingin menunjukkan kepada industri musik Indonesia bahwa karya lagu Echa bisa diakui dan di terima oleh penikmat musik Indonesia.
Red/anekafakta.com

Posting Komentar