Penang, Malaysia ,Anekafakta.com— Program Voluntournation and Interxpedition Programme (VIP) Season #1 sukses diselenggarakan di Penang, Malaysia, pada 13–20 Desember 2025. Program volunteer berskala internasional ini diikuti oleh lebih dari 20 delegasi muda yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dengan pusat kegiatan di Sekolah Al-Itqan, Pulau Pinang.
Keberhasilan pelaksanaan VIP Season #1 tidak terlepas dari peran Arif Hidayat, selaku Project Leader, yang menjadi sosok kunci di balik suksesnya program edisi perdana ini. Di bawah kepemimpinannya, VIP berhasil menggemakan semangat pengabdian lintas negara dengan mengusung tagline "Local Act, Global Impact", sekaligus memperkenalkan praktik kolaborasi global yang berakar pada nilai lokal. Hal ini juga tidak terlepas peran Founder Yayasan Muwafaq Indonesia Cendekia yaitu Ammar Zayn yang turut andil dalam merancang dan mensukses program internasional ini. Dengan tim yang solid yang ikut andil membantu yaitu Maulidar, Ikhwan, Safrizal, Prildita, dan Mujahid.
VIP merupakan program yang memadukan konsep voluntourism dan interxpedition, yakni pengabdian masyarakat lintas negara yang dibarengi dengan ekspedisi pembelajaran, pertukaran budaya, serta eksplorasi sosial. Pada Season #1, Penang dipilih sebagai lokasi strategis karena kekayaan multikultural, sejarah panjang, serta karakter masyarakatnya yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman.
Selama pelaksanaan program, para delegasi terlibat aktif dalam berbagai kegiatan unggulan, di antaranya HITS (Habit in Track System), RECAP: Recycling & Creative Product, OSH: Oral Soft Hygiene, TOS: Traditional Onstage Storytelling, Indonesia Culture Pedia of VIP (Indonesia–Malaysia), Coaching Technology (Videography & Content Creator), serta Food and Culture History of VIP. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendorong penguatan literasi, kesehatan, kreativitas, dan kesadaran budaya lintas bangsa.
Selain kegiatan pengabdian dan edukasi, delegasi VIP Season #1 juga melakukan kunjungan kelembagaan ke sejumlah instansi strategis, antara lain Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Universiti Sains Malaysia (USM), Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Kunjungan ini menjadi ruang dialog, jejaring, dan pembelajaran diplomasi budaya bagi para relawan muda.
Untuk memperkaya wawasan budaya, delegasi juga mengikuti agenda cultural and educational tour ke berbagai destinasi ikonik Malaysia seperti Penang Hill, Penang Street Art, George Town, Menara Twin Tower, Pintasan Saloma, Pasar Seni Malaysia, RexKL, dan Alor Street.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, VIP Season #1 juga melahirkan inisiatif penulisan buku berjudul "VIP Bookcom: Snapshot Beyond Borders", yang memuat refleksi, kisah lapangan, dan pengalaman lintas budaya para volunteer. Buku ini direncanakan untuk diterbitkan dan dapat diakses oleh publik sebagai dokumentasi pengabdian dan inspirasi gerakan volunteer global
VIP Season #1 diselenggarakan di bawah naungan Yayasan Muwafaq Indonesia Cendekia, organisasi kepemudaan berbasis community empowerment yang berdiri sejak 10 Oktober 2020 di Banda Aceh. Dengan visi "Berbagi, Berinovasi, dan Berkolaborasi", Muwafaq berkomitmen melahirkan generasi muda yang berdaya, bersatu, dan berkelanjutan.
Melalui keberhasilan VIP Season #1 di Penang, Malaysia, Arif Hidayat dan seluruh tim berharap program ini menjadi pijakan awal bagi pengembangan VIP di negara lain, sekaligus mengukuhkan peran pemuda Indonesia sebagai agen perubahan global yang berpikir lintas batas namun tetap berakar pada nilai-nilai lokal.
Hafiz/red
Informasi Kontak:
Arif Hidayat
Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi
Universitas Semarang (USM)
Email: arifh1077@gmail.com
Instagram: @arifhidayatid
CP: 085186691100
Posting Komentar