Sungguminasa,Anekafakta.com— Dalam upaya mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Tim Penggerak Zona Integritas (ZI) Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa melaksanakan rapat kerja guna membahas rancangan strategi serta penguatan komitmen bersama. Kegiatan ini difokuskan pada tercapainya unit kerja yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik melalui enam area perubahan Zona Integritas, yakni manajemen perubahan, tata laksana, manajemen SDM, penguatan pengawasan, akuntabilitas kinerja, dan peningkatan kualitas layanan publik.(19/01)
Rapat agenda kerja Tim Penggerak Zona Integritas tersebut dilaksanakan di ruang Kepala Lapas dan diikuti oleh seluruh Tim ZI yang terdiri dari Kepala Lapas selaku penanggung jawab, Ketua Penggerak, Sekretaris, para Ketua Kelompok Kerja (Pokja), serta anggota tim. Agenda rapat meliputi penyusunan langkah-langkah implementasi Zona Integritas, monitoring dan evaluasi capaian target WBK/WBBM, serta penguatan koordinasi agar program selaras dengan kebijakan nasional dan regional.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati dalam sambutannya menegaskan bahwa keberlanjutan predikat WBK memerlukan konsistensi dan kerja bersama seluruh jajaran. "Zona Integritas bukan hanya sekadar predikat, tetapi komitmen nyata seluruh pegawai untuk memberikan pelayanan yang bersih, profesional, dan berintegritas kepada masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Penggerak Tim ZI, A. Annisya Ikhsyania, menyampaikan bahwa rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah.
"Melalui perencanaan yang terukur, monitoring berkelanjutan, serta koordinasi yang solid, kami optimis Lapas Perempuan Sungguminasa mampu mempertahankan WBK dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujarnya.
Raker Zona Integritas ini menjadi langkah strategis dalam menjaga momentum reformasi birokrasi di Lapas Perempuan Sungguminasa, sejalan dengan Core Value PRIMA Kemenimipas dan Pemasyarakatan yang semakin berdampak.
Darman
Posting Komentar