Polsek Muara Kaman Berhasil Mengevakuasi Korban Laka Air


Polsek Muara Kaman Berhasil Mengevakuasi Korban Laka Air


Di Wilayah Polsek Muara Kaman Pada Hari Sabtu (30/11/2019) sekitar jam 03.30 Wita telah terjadi laka air berupa LCT Mutiara 77 yang dinahkodain oleh Sdr. AFDALUDIN Bin MUSTOFA,  bermuatan Exavator sebanyak 6 ( enam ) Unit yang berlayar dari Kutai Barat menuju ke wilayah desa Senyiur Kab.Kutim tenggelam di Sungai Kedang Kepala di KM 47 Desa Kupang Baru Kec.Muara Kaman Kab.  Kukar.
Kapolres Kutai Kartanegara melalui Kapolsek Muara Kaman Iptu Juwadi, SH, membenarkan pada hari  Sabtu (30/11/2019) sekitar jam 03.30 Wita di KM 47 aliran Sungai Kedang Kepala Desa Kupang Baru Kec.Muara Kaman Kab.Kukar telah terjadi  Laka air berupa tenggelamnya LCT Mutiara 77 milik sdr.  JALUNG yang memuat Exavator merk Komatsu PC 130 sebanyak 6 (enam ) Unit milik PT KJB dan memuat 2 ( dua ) Unit sepeda motor Honda Revo serta membawa 4 ( empat ) orang Crew dan 10 ( sepuluh) karyawan PT KJB, Bahwa LCT Mutiara 77 yang dikemudian oleh sdr.  AFDALUDIN (Juru mudi) mengangkut 6 (enam )Excavator dari Camp PT KJB Desa Tering Kab. Kubar menuju ke PT SAS Desa Senyiur Kec.Muara Ancalong Kab.Kutim sesampai di KM 47  Sungai Kedang Kepala Desa Kupang Baru Kec.Muara Kaman Kab.  Kukar dalam keadaan jalan dengan kecepatan 3,2 knot alur sungai lurus tiba tiba LCT miring ke kiri dan juru mudi teriak kapal miring sehingga crew dan karyawan PT KJB yang tidur di dalam deck bangun dan beberapa saat LCT tenggelam 90' dan muatan tumpah ke sungai dan crew serta karyawan PT KJB yg ada di LCT menyelamatkan diri masing masing dan 2 ( dua) orang karyawan PT KJB tenggelam untuk korban. 
Kemudian Kapolsek Muara Kaman membentuk tim pencarian korban LCT Mutiara 77 yang terbalik setelah dilakukan pencarian bersama masyarakat telah ditemukan satu orang korban An. Sdr. BIMA PURBA diketemukan disekitar TKP dalam keadaan meninggal dunia kemudian jenazah di bawa ke RSUD Wahab Syahrani Samarinda untuk dilakukan Visum sedangkan korban an.  SUAN hingga saat belum diketemukan. Kerugian material diperkirakan sebesar Rp. 13.000.000.000,- ( Tiga Belas Miliar Rupiah ).

Red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama