Pemukulan Siswa SDN 02 Pondok Aren Berujung Damai Di Sekolah

Pemukulan Siswa SDN 02 Pondok  Aren Berujung Damai Di Sekolah



Siswa kelas 6 bernama Nanda pada minggu lalu mendapat tugas piket giliran bersih - bersih dan mengepel lantai kelas/sekolah bersama teman lainnya. Kemudian saat Nanda belum selesai mengepel lantai sudah di injak oleh Ilham siswa kelas 5.  "Waktu itu saya tegur Ilham tapi dia malah seperti ngeledek, saya jadi kesel sama Ilham", demikian ungkap Nanda saat ditanya Media dari ruang Kepala Sekolah kemarin (Selasa, 3/3/20).


Selang beberapa hari kejadian diatas terjadi kembali keributan, "saya sedang bermain tali skipping dilapangan kemudian saya diledek/dibully sama Ilham dari lantai atas, saya kesel sama Ilham karena menurut saya Ilham itu anak nya usil dan ngeselin", beber Nanda.  "Saya sebagai kakak kelas seperti tidak dihargai oleh Ilham, akhirnya saya datangin dan saya ajak berantem", aku Nanda. Akhir nya terjadilah pertengkaran dan pemukulan yang dilakukan Nanda kepada Ilham pada Jum'at 28/2/20 kemarin.

Saat di konfirmasi media M. Nur Jaman, Kepala SDN 02 Pondok Aren mengatakan, " beberapa bulan saya pindah tugas ke SDN 02 Pondok Aren baru kali ini terjadi keributan antara adik kelas dengan kakak kelas", ungkap nya. Permasalahan ini telah kami selesaikan di sekolah. Senin kemarin kami telah memanggil orang tua Nanda dan ILham, inti nya peristiwa pemukulan Nanda terhadap Ilham sudah dibereskan. Bahkan orang tua Nanda siap bertanggung jawab bila terjadi sesuatu nanti nya. Bahkan semua nya sudah saling memaafkan. " Kami akan lebih baik lagi menjaga/mendidik siswa/i SDN 02 Pondok Aren, Tangerang Selatan. "Kami menghimbau kepada seluruh orang tua agar anak - anak nya diberi pemahaman yang cukup tentang pendidikan ahlak seperti : saling menghargai, hormat/ sayang kepada orang lain, menjaga sikap/ omongan dan sebagai nya". "Saya tidak memberi sanksi mengeluarkan siswa dari sekolah untuk saat ini karena banyak sekali pertimbangan dan resiko, hal ini sudah kami bahas dengan komite/guru", pungkas nya.


Kemudian diakui oleh Wali kelas 5 ," siswa bernama Ilham anak didik kami di kelas 5 meskipun berperawakan kecil dia tergolong aktif, lincah dan jail. Sepanjang itu masih dalam kenakalan anak - anak, kami bisa memaklumi", katanya. Kemudian Wali kelas 6 menambahkan," Ilham dan Nanda siswa yang baik, bukan siswa istimewa/luar biasa, kenakalan nya masih bisa kami tolerir. Namun kejadian pemukulan kemarin tidak terpantau oleh guru karena kami punya kesibukan masing - masing," ungkap nya. "Untuk lain waktu Kami akan lebih waspada dan bijak menyikapi kasus, semoga tidak terjadi lagi hal serupa", demikian harapan kami. 

MERCY/Red

Ket Foto 1: M. Nur Jamal , Kepala SDN 02  Pondok Aren Tangerang Selatan.

Ket Foto 2: Wawancara Dengan Kepala SDN 02 Pondok Aren, Guru dan Siswa Terkait Pemukulan/Perkelahian Siswa Kelas 5 dengan Siswa Kelas 6, Minggu lalu (Jum'at 28/2/20)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama