Silat Betawi Menerjang Jaman
Jakarta,ANEKAFAKTA.COM
"Silat Betawi bukan hanya sekedar bela diri, tapi menjadi "senjata" laskar rakyat dalam mengusir penjajah menuju kemerdekaan NKRI," ungkap H. Amir belum lama ini, disela Silaturahmi Jurus Beksi bersama Keluarga Besar Kampung Silat Petukangan di Kantor H. Amir Center Ulujami Pesanggrahan Jakarta Selatan.
Dijelaskannya bahwa silat Betawi menjadi benteng pertahanan laskar rakyat mengusir penjajah, khususnya di wilayah Kebayoran, Ulujami, Petukangan dan sekitarnya yang menjadi basis perlawanan rakyat.
"Salah satunya Kong Toha Jago orang Kebayoran yang disiksa Jepang, sebab menolak "menyembah" matahari," jelas H. Amir terharu mengingat Kong Toha Jago yang merupakan Engkongnya.
Dikesempatan yang sama, Anwar Sani selaku tokoh Betawi menegaskan bahwa silat Betawi adalah bagian dari tradisi kebudayaan yang harus dikembangkan, dilestarikan.
"Terutama untuk membentengi akhlaq generasi dan anak cucu kita," tegasnya.
Erpie Muhammad Nafis "sang jenderal beksi" mantan petarung silat Beksi di era 1970 an mengaku sangat gembira bahwa masih banyak tokoh muda Betawi yang dengan tulus mengembangkan silat Betawi.
"Mudah-mudahan dengan silaturahmi ini, dapat menjadi titik terang kemajuan silat Betawi ke depan," harapnya.
(Aziz)

Posting Komentar