SMPN 9 Siapkan Sarpras Pendukung KBM Tatap Muka Dimasa Covid 19
Tangsel,ANEKAFAKTA.COM
Berkepanjangan masa pendemi covid 19 (Corona virus disease 2019) berdampak kurang baik pada perkembangan dunia pendidikan kedepan.
Sekarang ini sudah mulai timbul kegalauan dan keprihatinan dari sebagian orang tua. Ada pula kerinduan plus kejenuhan dari sebagian siswa baik tingkat TK,SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi.
Pro kontra pembelajaran online menjadi buah bibir dimana-mana masyrakat tak rela jika dunia pendidikan menjadi korban dampak pandemi covid 19.
Kota Tangerang Selatan saat ini masih berstatus zona kuning, panitia gugus tugas covid 19/Dinkes/Pemda berupaya keras agar kota nya berstatus hijau (aman).
Dengan tak kenal bosan terus menghimbau masyarakat nya untuk mematuhi protokol kesehatan. Dengan kondisi dan situasi kota yang masih mengkhawatirkan kegiatan masyarakat masih terus dibatasi (PSBB).
Untuk dunia pendidikan rencana nya pemerintah kota/Dindikbud akan memberi izin kepada sekolah untuk melaksanakan KBM tatap muka seperti biasa.
H. Ikbal , S.Pd, MM Kepala SMP Negeri 9 Kota Tangerang Selatan mengatakan," jika warga sekolah sudah diizinkan kan tatap muka kami sangat senang, meskipun sekolah harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat, kami sudah siap untuk itu sekolah siap menyambut siswa", kata nya. Dalam rapat kemarin dewan guru bersama komite sekolah mengadakan rapat internal untuk mempersiapkan sosial distancing dilingkungan sekolah, seperti nya sekolah sudah mendapat lampu hijau untuk melaksanakan KBM tatap muka di minggu depan. Inti nya sekolah sudah mempersiapkan sesuatu nya untuk hal diatas.
Kami telah beli termo guns, himbauan pemakaian masker, melengkapi wastafel maupun hand sanitiser untuk cuci tangan, pengaturan jumlah siswa yang hadir, pembelajaran yang singkat/padat, waktu yang minim dan sebagai nya). Hal ini juga sudah kami komunikasikan dan sosialisasi kan kepada seluruh orang tua/wali murid," ungkap nya.
Kami berharap jika minggu depan sekolah sudah mulai melaksanakan KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka seluruh siswa maupun guru mampu beradaptasi dan patuh kepada protokol kesehatan yang berlaku. Hal ini dimaksud untuk menekan angka kematian korban covid 19 yang telah menghantui selama ini, semoga covid 19 tidak terus menerus ada di bumi NKRI tercinta.
Selaku Kepala SMPN 9 H. Ikbal maupun dewan guru tidak bisa berbuat banyak diera covid 19, bencana ini melumpuhkan banyak sendi kehidupan dan juga jeritan keprihatinan.
"Sekolah tidak bisa dibiarkan dan tidak boleh ditinggalkan dalam waktu yang sangat lama", kata nya. Sebagai salah satu sekolah favorit di Tangsel SMP Negeri 9 telah memenuhi Standar Sarpras Pendidikan Nasional, terbukti telah dilengkapi dengan fasilitas sarpras yang memadai seperti : kantin sekolah yang baik, mesjid yang bagus,penataan sekolah yang apik, kebersihan/ keamanan sekolah terjaga, ruang kelas yang cukup, guru yang berkwalitas dan sebagai nya.
"Sayang sekali jika potensi sekolah terabaikan lantaran covid berkepanjangan, kami tetap semangat dan terus berinovasi untuk kemajuan dunia pendidikan menengah pertama", demikian H. Ikbal menutup percakapan dengan media.
MERCY/Red

Posting Komentar