Bambang Irawan: Musda DPD KNPI DKI Jakarta Pemprov Diharapkan Jangan Terlalu Jauh Intervensi
JAKARTA,ANEKAFAKTA.COM
Bambang Irawan menilai Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI DKI Jakarta mengbaikan asas penyetaraan, Pemprov diharapkan DKI jangan terlalu jauh intervensi.
"Saya menolak Musda DPD KNPI DKI Jakarta yang tidak menjunjung tinggi asas persatuan, jangan karena ada "oknum pejabat" yang mau ambil perestasi di balik Musda DKI yang mengatasnamakan penyatuan," sebut Bambang Irawan, Selasa (23/3/2021).
"Tapi menabrak konstitusi organisasi, mengabaikan aturan-aturan main organisasi, Musda KNPI DKI Jakarta terlalu dipaksakan dan terkesan terburu-buru," sambungnya.
"Sekali lagi saya tegaskan KNPI kubu kami menolak secara tegas Musda KNPI (Pemuda DPD DKI Jakarta) yang mengatasnamakan penyatuan, tapi diselimuti oleh kejahatan, saya ingatkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar jangan terlalu jauh menginterpensi dinamika yang ada di tubuh KNPI, jangan ada anak emas dan menganatirikan kubu lainnya," Bambang Irawan mengingatkan.
Lanjutnya, Musda penyatuan Pemuda atauKNPI harus berasas penyetaraan, persamaan hak, berdasarkan pikiran serta gagasan bersama.
"Paradigma semacam inilah yang harus kita sepakati, saya meyakini ketika terjadi diskriminasi, ketimpangan dan tidak ada keterbukaan dalam merumuskan penyatuan," ujarnya.
"Maka Pemuda (KNPI DKI Jakarta) tidak akan pernah nyatu, apalagi ada intervensi-intervensi oknum pejabat misalanya yang ingin menyusupkan kepentingan pribadi dan golongannya," lanjutnya.
Dirinya berharap kepada semua elemen, semua pihak para stakeholder agar menjaga bersama KNPI ini supaya tidak dijadiakan kuda tunggangan para pihak dan oknum yang tidak bertanggung jawab yang hanya ingin hegemoninya tetap mengakar di wadah berhimpun OKP ini.
"Saya merasa prihatin terhadap kondisi hari ini yang terjadi di tubuh KNPI," tutup Bambang Irawan mengakhiri.
(PR/)

Posting Komentar