Mahasiswa Unindra PGRI Melakukan Observasi Penelitian Jurus Khas Silat Beksi Di Kampung Budaya Silat Beksi Petukangan


Mahasiswa Unindra PGRI Melakukan Observasi Penelitian Jurus Khas Silat Beksi Di Kampung Budaya Silat Beksi Petukangan



Setelah melakukan kunjungan observasi, saya merasakan hal baru yang pernah saya rasakan. Bertemu dengan Abdul Aziz menjelaskan sedikit sejarah dan perkembangan silat beksi di Kampung Budaya Silat Beksi Petukangan, kemudian saya bertemu dengan anak dari salah satu guru besar dari silat beksi H. Hasbullah yaitu Baba Muhammad Soleh. Beliau menjelaskan sedikit pemahaman apa saja jurus yang ada dalam silat beksi dan diperagakan jurus beksi oleh murid dari Baba M. Soleh yaitu Bang Jumardi Akis.

Demikian ungkap Deny Prabowo Mahasiswa Universitas Indraprasta PGRI jurusan Desain Komunikasi Visual pada Kamis, 16 Desember 2021 dalam rangka penelitian skripsi Perancangan Buku Ilustrasi Gerakan Silat berjudul "Jurus Khas Silat Beksi, Pertahanan Empat Penjuru Mata Angin" di Kampung Budaya Silat Beksi Petukangan Kel. Petukangan Utara, Kec. Pesanggrahan, Kota Adm Jakarta Selatan. 

Dijelaskannya bahwa setelah ashar saya pergi berziarah ke lima makam Pahlawan Silat Beksi Petukangan (H. Godjalih, H. Hasbullah, Kong Simin, Kong Noer, Mandor Minggu). Sewaktu ziarah kubur saya merasakan energi yang kuat ketika berada di makam H. Godjalih dan H. Hasbullah.
"Terutama di makam H. Hasbullah," terangnya. 

Ditegaskannya bahwa energi yang kuat itu, saya rasakan disekujur tubuh. Hal tersebut tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, namun hanya bisa dirasakan dalam batin. Saya senang bisa terjun langsung ke tempat asal, berkembangnya silat beksi. 

"Semoga objek penelitian yang saya lakukan bisa bermanfaat untuk ke depannya dan membantu dalam melestarikan salah satu khas budaya Betawi," tandasnya.

Red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama