Kegiatan Tambang Dan Urug Gunung Bentar Menjadi Sorotan Masyarakat Probolinggo
Probolinggo,anekafakta.com
Kegiatan penambangan dan pengurugan di daerah Gunung Bentar yang telah beroperasi sekitar satu bulan,mendapat sorotan dari berbgai kalangan masyarakat, mulai dari aktifis lingkungan hidup sampai lembaga independen di Kabupaten Probolinggo.
Pertanyaan - pertanyaan yang dijawab dengan jawaban semu oleh pihak - pihak terkait di lontarkan demi untuk tetap jalannya kegiatan tambang - urug diwilayah Gunung Bentar Desa Curah Sawo Kecamatan Gending.
Menanggapi hal tersebut Lembaga Pemantah Pelaksana Trias Politika (lp2tri) merasa perlu untuk melayangkan surat kepada pihak - pihak untuk mendapatkan keterangan resmi dn akurat.
Seperti diketahui kegiatan pertambngan galian c di gunung bentra yang merupakan daerah dalam penguasaan Angkatan Laut, dalam hal ini Lantamal V Surabaya diduga tidak berijin dan menyalahi aturan yang berlaku.
Terlebih lagi area yang diurug yang merupakan lahan untuk pembuatan Tambak Udang, juga diduga tidak mempunyai ijin konkrit.
"Kegiatan ini (tambang dan urug) sampai saat ini diduga belum mempunyai ijin yang seharusnya dikantongi pelaku usaha, " terang Didit selaku Tim VII Investigasi LP2TRI Provinsi Jatim.
Lebih lanjut Didit menerangkan, "Kami akan bersurat Kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo, selaku pemangku wilayah, untuk memberikan jawaban/klarifikasi secara resmi atas kegiatan itu."
Bambang Suprapto selaku Ketua DPD LP2TRI Provinsi Jatim menegaskan, "Saya akan mengirim surat kepada Kepala BLH Kabupaten Probolinggo untuk memberikan jawaban resmi serta memfasilitasi audensi dengan beberap Pihak Terkait, diantaranya Pemilik lokasi yang diurug, Lantamal V Surabaya selaku Pengelola Gunung Bentar".
Beberapa Lembaga Independen juga menyerukan hal yang sama dan akan ikut dalam upaya penegakan Hukum dan Perturan Perundang-undangan.
Tim/Red/Rls

Posting Komentar