Evaluasi Kinerja dan Matangkan Langkah dalam Membangun ZI menuju WBK Tahun 2022, Kalapas Banyuwangi Gelar Coffee Morning
BANYUWANGI,anekafakta.com
Pelaksanaan diskusi dan evaluasi terhadap kinerja yang telah dilakukan tidak harus dalam suasana yang formal dan menegangkan. Hal tersebut dilakukan oleh Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto dengan mengajak para pejabat struktural Lapas Banyuwangi untuk berdiskusi dan melakukan evaluasi kinerja yang bertajuk coffee morning.
Kegiatan yang berlangsung santai namun serius tersebut dilaksanakan usai apel pagi pegawai pada hari Senin (31/1/2022) kemarin yang bertempat di depan gazebo Lapas Banyuwangi.
Dalam keterangannya, Wahyu mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk melakukan diskusi serta sharing terhadap kinerja masing-masing bagian yang telah dilaksanakan pada tahun 2021 dan mengevaluasi berbagai kendala yang dihadapi.
"Kami laksanakan coffee morning ini agar tidak terkesan tegang, sehingga dalam kegiatan diskusi yang dilakukan dapat lebih rileks dan tercipta susasana yang tenang, tentu ini akan memperlancar jalannya diskusi" ujar Wahyu.
Pada kesempatan tersebut, Wahyu juga mengevaluasi kinerja jajarannya dan memetakan kegiatan apa saja yang masih belum terlaksana pada tahun 2021. Karenanya, Wahyu meminta masing-masing seksi untuk menyampaikan rencana kerja yang akan dilaksanakan dan diselesaikan pada tahun 2022.
"Saya berharap rencana kerja pada tahun 2022 ini disusun dan dilaksanakan dengan baik, serta nanti hasil pencapaiannya dapat dipertanggungjawabkan" imbuhnya.
Selain itu, Wahyu mengajak jajarannya untuk segera mematangkan persiapan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) pada tahun 2022, salah satunya dengan menggelar pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) pembangunan ZI.
Menurutnya, pembentukan tim Pokja harus melalui seleksi yang ketat, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan ZI menuju WBK di Lapas Banyuwangi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
"Dalam beberapa waktu kedepan kami akan lakukan assessment kepada seluruh pegawai untuk menentukan pegawai yang mumpuni untuk bergabung kedalam tim Pokja" terang Wahyu.
Wahyu berharap dengan dibentuknya tim Pokja melalui proses assessment yang ketat tersebut dapat membawa perubahan yang signifikan terhadap Lapas Banyuwangi terutama dalam mewujudkan Reformasi Birokrasi di Lapas Banyuwangi.
"Saya berharap akan ada beragam inovasi kemudahan layanan yang tercipta pada tahun 2022 ini dan Lapas Banyuwangi dapat meraih predikat WBK" pungkas Wahyu.
Red/anekafakta.com
(Humas Lapas Banyuwangi)
#kemenkumhamri
#kemenkumhamjatim
#ditjenpas
#lapasbanyuwangi

Posting Komentar