Mayjen TNI (Purn) H Eddie Mardjoeki Nalapraya Menyerahkan
Sertifikat UNESCO Kepada Silat Beksi Pada Perhelatan Pergelaran Seni Budaya
Berbasis Komunitas Tahun 2022
ANEKAFAKTA.COM,Jakarta
"Saya dua kali berkunjung ke Kampung Budaya Silat Beksi Petukangan," ungkap Mayjen TNI (Purn) H Eddie Mardjoeki Nalapraya Bapak Pesilat Dunia disela penyerahan Sertifikat UNESCO kepada Naupal Haryawan Ketum Yayasan Kampung Silat Petukangan berikut piagam penghargaan lainnya pada Sabtu, 19 November 2022 dalam rangka kegiatan Pergelaran Seni Budaya Berbasis Komunitas Tahun 2022 Kawasan Kampung Budaya Silat Beksi di halaman parkir RPTRA Bhinneka Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Turut hadir Iwan Henry Wardhana Kepala Dinas Kebudayaan Prov. DKI Jakarta, Munjirin Walikota Jakarta Selatan, Puspla Dirdjaja Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Wibi Andrino Anggota DPRD DKI Jakarta, Hartono Abdullah Camat Pesanggrahan, Nur Rakhim Dewan Kota Pesanggrahan, Meidy Tenaga Ahli Kampung Budaya Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Tiga Pilar Kec. Pesanggrahan, MUI, DMI, FKDM, LMK, PKK, Karang Taruna, Tokoh/Sesepuh Silat Beksi, Perguruan Silat Beksi, dan masyarakat lainnya.
Menurutnya bahwa pelestarian tradisi pencak silat itu perlu karena tradisi pencak silat sudah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.
"Jika hal itu tidak dilakukan, maka pengakuan itu pun bisa dicabut lagi," tuturnya.
Senada dengan itu, Iwan Henry Wardhana Kepala Dinas Kebudayaan Prov. DKI Jakarta menjelaskan bahwa kegiatan Pergelaran Seni Budaya Berbasis Komunitas Tahun 2022 ini diselenggarakan di 5 wilayah kota Provinsi DKI Jakarta yang menjadi kawasan kampung budaya di tiap wilayah.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menjawab amanah Perda No 4 Tahun 2015 Tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi melalui kegiatan Pergelaran Seni Budaya Berbasis Komunitas di kawasan kampung budaya," jelasnya dengan penuh semangat sambil menyerahkan bantuan peralatan musik kepada sanggar/komunitas seni di masyarakat.
Selanjutnya Munjirin Walikota Administrasi Jakarta Selatan menegaskan bahwa silat terbagi atas dua kategori yaitu silat tradisi dan prestasi. Silat tradisi merupakan seni silat yang saat ini ditunjukan oleh para pesilat. Sedangkan silat prestasi mempunyai jenjang, baik tingkat nasional hingga internasional.
"Khusus untuk pengelola silat tradisi kalau ada anggota muda agar belajar silat prestasi, supaya bisa kita dorong ke tingkat lebih atas. Kalau sudah ada dasar silat tradisi akan cepat ke prestasi dari pada yang memulainya dari nol," tegasnya dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pergelaran Seni Budaya Berbasis Komunitas Tahun 2022 Kawasan Kampung Budaya Silat Beksi di halaman parkir RPTRA Bhinneka Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Disamping itu, Naupal Haryawan Ketua Umum Yayasan Kampung Silat Petukangan sekaligus sebagai Panitia Penyelenggara mengaku sangat bangga dengan dieselenggarakan kegiatan ini dan berharap kepada seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus menjaga akar tradisi,"Khususnya mengembalikan marwah Silat Beksi di Kampung Petukangan," imbuhnya.
Azis/Red
Posting Komentar