Syarif Tubagus Aris Afandi Tegaskan Pengembangan PSN PIK2 Tidak Boleh menghancurkan Situs Budaya Leluhur Banten
ANEKAFAKTA.COM,Serang
Pengembangan PSN PIK2 bila tidak di awasi secara ketat oleh masyarakat Banten bisa berpotensi menghancurkan dan menghilangkan situs budaya leluhur Banten yang ada di Tangerang bagian Utara. Hal tersebut sangat memungkinkan terjadi karena ketidaktahuan dari pihak pengembang ataupun ketidakpedulian dari kita sebagai warga masyarakat Banten dalam menjaga Situs Budaya Leluhur Banten.
Syarif Tubagus Aris Afandi Waketum Pucuk Umun BABAD BANTEN kepada anekafakta.com Rabu(04/12/2024) mengatakan,"masyarakat Banten harus dilibatkan dalam setiap proses pembangunan PSN PIK2 terutama yang terkait dengan pelestarian situs budaya leluhur. Sebab hal ini sangat penting bagi kami para dzuriat Sultan Banten dan Masyarakat Banten sendiri agar tidak kehilangan jati dirinya sebagai masyarakat Banten",ucap Syarif Tubagus Aris
Menurut Syarif Tubagus Aris Afandi, masyarakat Banten sangat terbuka terhadap kemajuan dan pembangunan. Tidak ada dalam catatan Banten sejak dari zaman baheula hingga zaman orde reformasi yang menolak kemajuan dan pembangunan. Namun, menurut Syarif Tubagus Aris, pembangunan dan kemajuan harus menghormati nilai-nilai kearifan masyarakat Banten. Tanpa hal tersebut PSN PIK2 bisa dianggap sebagai bentuk Neo Kolonialisme yang akan menghancurkan Masyarakat Banten.
Lebih lanjut Syarif Tubagus Aris menegaskan, masyarakat Banten memiliki daya tahan dalam berjuang, daya juang dalam bertahan, dan daya serang tanpa menyerah. Oleh sebab itu menurut saya tegas Syarif Tubagus Aris Afandi pihak PSN PIK2 harus membuat FGD agar pembangunan PIK2 bisa sesuai dengan kearifan lokal. Tandas Syarif Tubagus Aris Afandi.
Reporter Solehudin
Posting Komentar