Kukar ,Anekafakta.com– Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Kartanegara, AKBP Khairul Basyar, menghadiri undangan Doa Bersama dan Buka Puasa Bersama yang digelar di Rumah Dinas Dandim 0906/KKR, Jalan KH Dewantara, Kelurahan Panji, Minggu (08/03/2026) petang.
Kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Kutai Kartanegara tersebut menjadi potret nyata harmonisnya hubungan antara instansi Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama di tengah momentum bulan suci Ramadan 1447 H.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.30 WITA ini dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, serta tuan rumah Dandim 0906/KKR Letkol Arm Benny Budiman. Hadir pula pimpinan instansi vertikal lainnya seperti Danyon Armed 22/Kesumawira dan Kalapas Kelas IIA Tenggarong.
Dalam sambutannya, Letkol Arm Benny Budiman menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Kukar dan unsur Forkopimda lainnya. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi dalam melayani masyarakat.
Suasana khidmat menyelimuti acara saat Ketua MUI Kukar, KH Abdul Hanan, memberikan tausiah. Beliau secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi TNI dan Polri, khususnya Polres Kukar, dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kutai Kartanegara.
"Keamanan di Kukar terjaga berkat peran TNI sebagai penjaga kedaulatan dan Polri sebagai pelayan serta pengayom masyarakat. Aman dan sehat itu harganya sangat mahal, dan kita patut bersyukur memiliki institusi yang berdedikasi tinggi," ujar KH Abdul Hanan dalam tausiahnya.
Selain doa dan buka bersama, Kapolres Kukar bersama Bupati dan Dandim juga turut serta dalam pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari Pondok Pesantren Al-Afqori. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen bersama jajaran Forkopimda untuk saling berbagi di bulan penuh berkah.
Kapolres Kukar, AKBP Khairul Basyar, melalui kesempatan ini menyatakan bahwa sinergitas lintas sektoral adalah kunci utama dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, komunikasi antar pimpinan daerah diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan wilayah ke depan.
Kegiatan diakhiri dengan shalat Magrib berjamaah dan ramah tamah yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Red
Posting Komentar