SD Muhammadiyah 24 Gajahan Solo Gelar Pesantren Kilat dengan Wayang Golek Pitutur


Solo ,Anekafakta.com– Dalam rangka mengisi kegiatan Ramadhan dengan pembelajaran yang menarik dan sarat nilai, SD Muhammadiyah 24 Gajahan Solo menggelar kegiatan Pesantren Kilat dengan media dakwah budaya Wayang Golek Pitutur, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ki Pujiono, dai sekaligus pegiat dakwah budaya dari Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah.

Kegiatan yang diikuti para siswa dengan penuh antusias ini menjadi salah satu upaya sekolah untuk menyampaikan nilai-nilai Islam melalui pendekatan seni dan budaya yang dekat dengan dunia anak. Melalui Wayang Golek Pitutur, Ki Pujiono menyampaikan berbagai pesan moral, adab, serta pentingnya akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Ki Pujiono mengingatkan bahwa teknologi dan fasilitas pembelajaran harus dimanfaatkan dengan baik. Ia bahkan sempat mengingatkan panitia agar memastikan perangkat teknis berjalan lancar, seperti menghubungkan audio dari laptop ke sound system agar pesan yang disampaikan dapat terdengar jelas oleh seluruh peserta.

Kepala sekolah Gatot Suherman, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter Islami bagi para siswa.

"Melalui kegiatan pesantren kilat ini kami ingin menanamkan nilai-nilai keislaman yang menyenangkan dan mudah dipahami siswa. Seni wayang menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan moral," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sekolah memiliki visi "Terwujudnya Generasi Islami yang Bertakwa, Berprestasi, dan Berkarakter serta Cinta Lingkungan." Visi tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan sekolah seperti muroja'ah, BTQ, pembinaan lomba siswa, MABIT, kreasi wirausaha muda, outing class, pesantren kilat, Jum'at Religi, hingga kegiatan outbond tahunan.

Kegiatan ini juga didukung oleh para guru yang turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung, di antaranya Annisa Sholekah, S.Pd. Para siswa tampak menikmati penyampaian materi yang diselingi cerita dan dialog wayang yang sarat hikmah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh ilmu agama selama bulan suci Ramadhan, tetapi juga dapat meneladani nilai-nilai kebaikan yang disampaikan melalui media budaya yang menarik dan edukatif.

Nugie

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama