Disbud DKI Berikan Dukungan Kesenian Atraksi Buka Palang Pintu Memeriahkan Karate Championship Kasal V Tahun 2026


Jakarta,Anekafakta.com-Kejuaraan Nasional Karate KASAL CUP V Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polisi Militer Angkatan Laut (POMAL) terlihat berbeda dari biasanya, karena dihibur oleh atraksi kesenian Betawi "Buka Palang Pintu" dukungan dari Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. 

Atraksi "Buka Palang Pintu" tersebut mengiringi prosesi pembukaan kegiatan secara resmi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang diwakili oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., pada Sabtu, 4 April 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Dikesempatan ini, Agus Salim salah satu pegiat seni "Buka Palang Pintu" binaan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta yang bertugas sebagai pelaku sambut jurus mengaku sangat luar biasa bahwa seni buka palang pintu dapat berkesempatan tampil mengiringi petinggi TNI Angkatan Laut dan suatu momentum pengalaman baru bagi pelaku seni Betawi. Sehari sebelum kegiatan dimulai, dilakukan briefing dan gladiresik dengan panitia penyelenggara Karate Championship Kasal V yang terdiri dari para perwira tinggi TNI AL

"Alhamdulillah, dalam pelaksanaan atraksi "Buka Palang Pintu" berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat lebih baik lagi dengan latihan yang disiplin serta bisa menampilkan sesuatu atraksi lebih menarik lagi," jelasnya.

Senada dengan itu, Kezia Inadia Ayuputri selaku siswi SMK Putra Satria dan sekaligus bertugas sebagai pembawa kembang kelapa menegaskan bahwa penampilan atraksi "Buka Palang Pintu" kami sangat diapresiasi dan disenangi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., dan para petinggi TNI AL serta tamu undangan.

"Mereka memperhatikan setiap lantunan pantun yang diucapkan dan sambut jurus pencak silat beksi yang disuguhkan," tegasnya.

Ditambahkannya bahwa setelah acara menyambut dan membuka acara sudah selesai, kami segera turun untuk merapihkan kembang kelapa dan beristirahat. Disela waktu istirahat, kami membahas mengenai penampilan dan bersiap-siap pulang. 

"Bagi saya, menikmati rerjalanan bukan hanya tujuan akhir karena disetiap perjalanan ada langkah yang menjadi bagian dari proses diri," tandasnya.

Aziz

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama