Rutan Surakarta Gelar Seminar Self Development dan Crafting Class Untuk Memperdayakan Wanita  Binaan 



Surakarta, Anekafakta.com— Rutan Surakarta menyelenggarakan kegiatan pembinaan bertema “Kolaborasi Pembinaan: Self-Development dan Crafting Class” pada hari Jumat 22 Agustus  Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin yang bertujuan meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, dan pemberdayaan sosial-ekonomi bagi seluruh warga binaan wanita yang berada di lapas.


Kegiatan seminar dan kelas kerajinan tersebut digelar sebagai bentuk komitmen berkelanjutan Rutan Surakarta bersama mitra untuk memberdayakan warga binaan wanita. Panitia berharap materi self-development dapat membantu peserta membangun mental positif, keterampilan komunikasi, serta rencana kehidupan pasca-pembinaan. Sementara crafting class diharapkan menambah keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha mikro setelah keluar dari lapas.

Acara dihadiri oleh perwakilan  Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah Ugik ,Kusliha Rasidy, A.Md.Farm,C.Herbs,CPS yang juga dikenal sebagai Founder Womentalktoyou dan mentor selfdevelopmen. Selain itu hadir Nina Sudiro, Founder Dinadi.id, yang memimpin sesi crafting. 
Nara sumber dan mentor lain yang berkontribusi adalah Zahra (mahasiswi ISI), serta Angga, Dinda, dan Tasya (mahasiswa/i Universitas Sebelas Maret / UNS).
Dukungan kelembagaan
Kegiatan ini melibatkan seluruh warga binaan wanita Rutan Surakarta dan mendapat dukungan penuh dari Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, serta Kasubsi Bimbingan Kegiatan, Lintang Cahyo Gumilang. Dukungan institusional tersebut memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan memberi manfaat maksimal bagi peserta.
Rangkaian kegiatan
Kegiatan hari ini dibuka dengan sesi motivasi dan pengenalan konsep self-development oleh Kusliha Rasidy, yang membawakan materi seputar pengelolaan emosi, perencanaan hidup, dan penguatan kapasitas diri. Sesi dilanjutkan dengan praktik langsung crafting class yang dipandu Nina Sudiro dan para mentor dari mahasiswa, di mana peserta mempelajari teknik pembuatan produk kerajinan tangan yang dapat dijadikan produk jualan atau hadiah.
Testimoni peserta
Beberapa peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
dan bwrharap ini menjadi agenda pembinaan rutin untuk mereka.

Kegiatan ini membuka wawasan dan memberi harapan baru. "Saya jadi punya keterampilan yang mungkin bisa saya gunakan nanti", ujar salah seorang warga binaan peserta.
Mentors mahasiswa juga menyatakan pengalaman mengajar di lapas memberi pemahaman baru tentang dampak langsung pendidikan dan keterampilan pada pemberdayaan.
Manfaat jangka panjang
Penyelenggara berharap program ini dapat menjadi titik awal pembentukan program pelatihan berkelanjutan, penghubung antara warga binaan dan pasar kerja, serta dukungan wirausaha skala kecil. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan institusi pendidikan tinggi, program semacam ini diharapkan berkontribusi pada reintegrasi sosial yang lebih efektif.
Penutup dan tindak lanjut
Rutan Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan pembinaan serupa secara berkala. Pihak penyelenggara berencana mengadakan evaluasi dan pengembangan materi agar program makin sesuai kebutuhan warga binaan, termasuk kemungkinan pelatihan lanjutan dan bantuan pemasaran produk kerajinan binaan.

Red
Uploaded Image

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama