Kukar ,Anekafakta.com– Api di lahan gambut ternyata tidak selalu benar-benar padam ketika kobaran terlihat menghilang. Hal itu terlihat di kawasan Ruas Tol Balsam (Balikpapan–Samarinda), STA 31.600, RT 005, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Sisa kebakaran lahan gambut yang sebelumnya terjadi sejak 18 Agustus 2026 kembali menimbulkan titik api dan asap. Kondisi tersebut membuat tim gabungan kembali turun melakukan pemadaman dan pendinginan pada Sabtu (29/8/2026).
Sekitar pukul 14.00 WITA, personel Brimob Polda Kaltim, Koramil Samboja, Polsek Samboja dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Sungai Merdeka bergerak menuju lokasi.
Lahan yang terbakar berupa semak belukar di kawasan gambut dengan luas sekitar 5 hektare. Medan gambut menjadi tantangan tersendiri karena titik api telah beberapa kali ditangani, namun kembali muncul.
Petugas melakukan penyisiran sekaligus
pemadaman pada titik-titik yang masih mengeluarkan api dan asap. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.00 WITA.
Kekuatan personel yang diterjunkan terdiri dari satu personel Koramil Samboja, tiga personel Brimob Polda Kaltim, dua personel Polsek Samboja dan dua personel MPA Kelurahan Sungai Merdeka.
Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid mengatakan penanganan lahan gambut membutuhkan perhatian khusus karena api dapat kembali muncul setelah sebelumnya dilakukan pemadaman.
“Karena karakter lahan gambut, titik api harus dipastikan benar-benar padam. Setelah api terkendali, pendinginan dan pemantauan tetap dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api,” ujarnya.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama saat kondisi lahan kering. Setiap kemunculan asap atau titik api diharapkan segera dilaporkan agar dapat ditangani sedini mungkin.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ancaman Karhutla di lahan gambut tidak boleh dianggap sepele. Kobaran yang tampak kecil dapat kembali muncul dan berpotensi meluas apabila tidak ditangani secara menyeluruh.
Berkat sinergi TNI, Polri dan masyarakat, api serta asap di lokasi tersebut berhasil dikendalikan. Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Red
Posting Komentar