Api Mengancam Kawasan Hutan Tamapole, Lima Unsur Bergerak Padamkan Karhutla


Kukar ,Anekafakta.com– Kobaran api melahap lahan berupa semak belukar dan ilalang kering di kawasan Tamapole, lingkungan RT 001, Kelurahan Tamapole, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (7/9/2026).

Kebakaran yang terdeteksi sekitar pukul 11.30 WITA tersebut langsung mendapat respons cepat. Personel Polsek Muara Jawa bersama Koramil, Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga bahu-membahu melakukan pemadaman agar api tidak terus merambat.

Sedikitnya 31 personel gabungan dikerahkan ke lokasi. Polsek Muara Jawa menerjunkan tujuh personel, Koramil empat personel, Damkar lima personel, MPA Tamapole 10 personel, serta lima warga sekitar.

Dengan dukungan satu unit mobil pemadam, satu unit truk Kodim dan satu unit vacum petrolog, tim gabungan bergerak menyisir area terdampak dan melakukan pemadaman pada bagian lahan yang masih terbakar.

Objek yang terbakar didominasi semak belukar, ilalang serta ranting-ranting kering yang mudah tersulut dan berpotensi membuat api cepat meluas, terutama dalam kondisi cuaca panas dan kering.

Kerja bersama tersebut membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WITA. Namun, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Proses pendinginan dilakukan pada sejumlah titik yang masih berpotensi menyimpan bara untuk memastikan api tidak kembali muncul.

Petugas juga melakukan pemantauan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya titik api baru.

Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 2 hingga 2,5 hektare. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kapolsek Muara Jawa IPTU Yoga Fattur Rahman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya saat kondisi lahan dan vegetasi mengering.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kepulan asap atau titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Kecepatan respons menjadi kunci, Api yang terlambat ditangani dapat berubah menjadi kebakaran yang jauh lebih luas. Karena itu, sinergi kepolisian, TNI, petugas pemadam dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga wilayah Muara Jawa dari ancaman Karhutla.

Red
Uploaded Image

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama