Karhutla di Muara Aloh Membesar, Tim Gabungan Berjibaku Selamatkan Permukiman Warga


Kukar ,Anekafakta.com– Kebakaran lahan gambut kembali terjadi di wilayah Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kali ini, api melanda kawasan gambut di RT 005 Desa Muara Aloh dan sempat menjalar hingga membakar satu unit sarang burung walet milik warga.

Peristiwa tersebut terjadi sejak Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 14.30 WITA dan penanganannya masih berlangsung hingga Kamis (3/9/2026) dini hari.

Kebakaran lahan gambut diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Kobaran api yang berada tidak jauh dari permukiman membuat tim gabungan harus bergerak cepat untuk mencegah api semakin meluas.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani bersama 12 personel Polsek Muara Muntai turun langsung ke lokasi untuk memimpin dan mengoordinasikan upaya pemadaman bersama Koramil, pemadam kebakaran, relawan serta masyarakat.

Menurut keterangan awal saksi, api pertama kali terlihat dari lahan gambut sekitar 100 meter dari permukiman. Api kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke kawasan gambut serta mengenai satu unit sarang walet berukuran sekitar 6 x 12 meter.

Sarang walet milik warga tersebut mengalami kerusakan dengan nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp200 juta. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Upaya pemadaman sempat berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WITA. Karena kondisi lahan gambut yang sulit dipadamkan dan api masih berpotensi meluas, tim Posko Karhutla Muara Muntai kemudian meminta dukungan tambahan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Sekitar pukul 00.30 WITA, bantuan dua unit tim pemadam kebakaran Kabupaten Kukar tiba di lokasi. Kapolsek Muara Muntai selanjutnya mengoordinasikan pembagian tugas antara personel gabungan untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan.

Kekuatan personel yang terlibat semakin diperkuat, terdiri dari 12 personel Polsek Muara Muntai, 12 relawan Damkar Muara Leka, 5 personel Koramil, 7 personel Damkar Kecamatan Muara Muntai, 15 personel Damkar Kabupaten Kukar serta 10 personel BKO Brimob Polda Kaltim.

Pemadaman juga mendapat dukungan sarana dari PT JMS berupa dua unit water tank dan satu unit mobil pemadam kebakaran.

Berkat respons cepat dan koordinasi tim gabungan, titik api di sekitar permukiman Desa Muara Aloh berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai menjalar ke kawasan permukiman warga.

Meski demikian, sejumlah titik api masih mengarah ke kawasan danau. Tim Posko Karhutla bersama Damkar Kabupaten Kukar terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali membesar maupun meluas.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Jaelani menegaskan, personel gabungan akan terus berada di lokasi hingga situasi benar-benar aman dan titik api dapat dikendalikan.

Polsek Muara Muntai juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kawasan gambut yang mudah terbakar. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material akibat terbakarnya sarang walet ditaksir mencapai Rp200 juta.

Red
Uploaded Image

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama