HUT RI ke 79 : Nusantara Baru, Indonesia Maju
Oleh Mas Aria Solehudin, Ketum BABAD BANTEN
Menarik sekali tema HUT RI ke 79. Tema yang menuntun kita sebagai Bangsa terhadap sebuah kesadaran baru di era baru. Tema yang menghidupkan memori kolektif kita sebagai bangsa bahwa Indonesia adalah Nusantara. Sebuah imperium besar di kawasan Asia Tenggara pada zamannya .
Tema Ini juga memaksa kita sebagai bangsa untuk mengenal jati diri kita sebagai Bangsa. Bahwa sebelum berubah nama menjadi Indonesia, Nusantara adalah sebuah Imperium besar yang menjadi Poros peradaban dunia. Kita bisa lihat bukti-bukti otentik kita sebagai bangsa besar sejak zaman leluhur kita. Sebutlah di Kerajaan Majapahit, Kerajaan Padjajaran, Kerajaan Singosari, Kesultanan Demak, Kesultanan Cirebon, Kesultanan Banten, Kesultanan Mataram Islam, Kesultanan Banjar, kesultanan Tidore, kesultanan Ternate, Kesultanan Samudera Pasai, Kesultanan Jambi, Kesultanan Palembang, Kerajaan Parigi, kerajaan Siau dan masih banyak lagi yang memiliki nama besar dalam mengharumkan Nusantara.
Perjuangan para Raja Sultan dan seluruh Rakyat dalam mempertahankan wilayah Nusantara dari aneksasi imperialisme Londo Eropa merupakan sikap tegas sebuah Bangsa besar yang beradab untuk menolak tunduk pada semua bentuk penjajahan. Siapapun Bangsa yang ingin menjajah maka seluruh rakyat pasti akan melawan dan mengusirnya.
Mongolia, Portugis, Belanda, Inggris dan Terakhir kekaisaran Jepang telah membuktikan semangat juang Merdeka atau Mati Bangsa Indonesia. Mereka tidak bisa menginjak marwah kita sebagai bangsa.
Semangat juang dan spirit ideologis leluhur Nusantara akan terus menuntun segenap Putera Puteri Nusantara agar mampu mengisi kemerdekaan negara besar ini yang kini bernama Indonesia. Bangsa Indonesia lahir dari perjuangan leluhur kita. Bukan pemberian atau hadiah dari penjajah. Bila ada klan tertentu yang ngaku-ngaku leluhurnyalah yang memerdekakan bangsa Indonesia, cukup kita tahu dia sudah berbohong. Siapapun yang melakukan makar dengan membelokan sejarah Bangsa Indonesia pasti akan terkuak dengan terang benderang. Sebab Indonesia adalah wilayah bertuan dan bertuah.
Penulis percaya penuh, Indonesia adalah negara yang dipenuhi oleh Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT. Tidak ada negara di dunia yang mampu menyatu dalam bingkai bhinneka tunggal Ika kecuali Indonesia.
Maka siapapun yang mengaku-ngaku merasa lebih tinggi nasabnya dari anak asli Ibu Pertiwi bisa dipastikan akan tersungkur dan tertolak dengan sendirinya.
Bangsa Indonesia lahir dengan dua sumpah sakti. Pertama sumpah palapa Gajahmada dan kedua sumpah pemuda tahun 1928. Penulis percaya, sumpah para leluhur kita akan menjadi penjaga ampuh yang menjadi benteng hidup kasatmata buat kita sebagai bangsa di masa kini dan di masa depan.
Proses kelahiran Bangsa Indonesia ini harus kita pahami dan kita sadari dengan seksama agar kita memandang Bangsa kita sendiri dengan penuh Rahmah Tuhan.
Ingat, Bangsa Kita pernah mengalami penghinaan luar biasa dari Penjajah londo dan antek-anteknya. Kita, bangsa Indonesia dijadikan kelas sudra alias kelas tiga dari strata sosial saat itu. Sekedar mengingatkan, Strata Pertama Orang Eropa, Kedua China dan Arab dan Ketiga orang Pribumi termasuk di dalamnya para Raja Sultan dan anak keturunannya.
Semua itu adalah fakta pahit yang harus kita ingat dan ingatkan terus kepada anak keturunan kita. Bahwa hidup sebagai bangsa terjajah itu tidak enak dan sangat menderita. Jangan sekali-kali kita lengah dari segala tipu daya, terlebih dari klan yang akan membelokkan sejarah Bangsa Kita. Sebab itu akan meruntuhkan moral spiritual dan material kita sebagai Bangsa.
Di akhir tulisan ini, penulis yakin tema yang diangkat dalam HUT RI ke 79 ini merupakan wujud kesadaran yang sudah muncul di seluruh putera puteri Nusantara Indonesia. Dan sekaligus menegaskan bahwa kini Nusantara Sang Imperium telah Bangun dari Tidur Panjangnya dan akan mewujud menjadi Indonesia Yang Maju Makmur Sejahtera dan Adil Bagi Seluruh Rakyat Indonesia serta mampu menjaga ketertiban Dunia. Amin. Merdeka 💯 persen.
إرسال تعليق