Siswa/i SMP Putra Satria Antusias Mengikuti Lomba Palang Pintu Cilik



Siswa/i SMP Putra Satria Antusias Mengikuti Lomba Palang Pintu Cilik

Jakarta,Anekafakta.com

"Seneng dan bahagia bisa ikut lomba palang pintu cilik bersama anak-anak ekskul seni budaya, karena lomba tadi itu adalah salah satu impian saya selama ini," ungkap Ulinnuha salah satu siswi SMP Putra Satria Petukangan Utara peserta lomba disela penampilannya diatas panggung pada Sabtu, 10 Agustus 2024 dalam kegiatan Lomba Palang Pintu Cilik dalam rangka Milad ke 7 Generasi Muda Budaya Betawi (GMBB) di Kedung Gede Jl. H. Saibi Agung Raya 2 RT. 001/004 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Dijelaskannya bahwa penampilan tim kami diatas panggung tadi sudah cukup walaupun masih ada kekurangannya sedikit. Yang terpenting tim kami dari ekskul Silat Beksi SMP Putra Satria terlihat sangat antusias dan semangat dalam tampil palang pintu. Semoga lomba palang pintu cilik ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami untuk terus bergerak mengembangkan seni budaya Betawi.
"Sehingga dapat menarik minat siswa-siswi untuk mengatahui dan mendalami khazanah seni budaya Betawi, khususnya palang pintu," jelasnya.
Senada dengan itu, Babe Doel selaku Panitia Pelaksana sekaligus Pembina Generasi Muda Budaya Betawi menegaskan bahwa kegiatan lomba palang pintu cilik ini adalah dalam rangka Milad ke 7 GMBB yang diikuti oleh siswa-siswi sekolah SD/SMP maupun sanggar seni di wilayah Jabodetabek. Ada beberapa sanggar yang ikut sebagai peserta lomba diantaranya adalah Sanggar Silibet, Sanggar Kembang Jayakusuma, Sanggar Putra Satria, Sanggar Banteng Malang Kebagusan, Perguruan Sirrul Hikmah Thoha Wal Amilin, Sanggar Ki Djietoe Cawang, Sanggar Seni Patok Jombang Ciputat, Tangerang Selatan, Grantang Buana Indonesia, Sanggar Cingkrik Kong Ajud, Silat Cingkrik SDI Al-Falah 02 Pagi, Silat Cingkrik SDI Al-Achfas Dwi Matra.
"Peserta membawa 1 orang untuk pembacaan sholawat dengan pakaian sadariah usia maksimal 16 tahun. Waktu 12 menit (sebelas menit masih ditoleransi). Pluit dimulai tepat ketika peserta memberi salam atau peserta mulai berbicara. 11 menit Pluit pertama peringatan, 12 menit Pluit bunyi 2 kali bertanda waktu sudah habis," tegasnya.
Menurutnya bahwa peserta yang akan tampil dipanggil oleh dewan juri melalui mikrofon. Apabila setelah dipanggil 3 kali berturut-turut peserta tidak ada, maka penampilannya akan di undur ke nomor terakhir. Golok peserta harus tumpul dan sebelum tampil akan diperiksa oleh dewan juri. Apabila tidak layak, maka harus memakai golok dari panitia untuk dipinjamkan.
Ditambahkannya bahwa pakaian MC/tukang pantun diusahakan memakai pakaian beskap dan jawara memakai pangsi tanpa ada emblem/logo sanggar/perguruan/sekolah. Untuk juara 1, 2,3 dan harapan 1,2,3 akan mendapatkan piagam yang sudah berbingkai, piala dan uang penghargaan sesuai kemampuan panitia.
"Semua peserta akan mendapat piagam penghargaan yang sudah berbingkai," pungkasnya.

Post a Comment

أحدث أقدم