Belajar Berdakwah, Belajar Memperbaiki Diri. Pelatihan Dakwah untuk Perkuat Pembinaan Kepribadian WBP



Gowa ,Anekafakta.com- Lembaga Pemasyarakatab (Lapas) Narkotika Sungguminasa terus berkomitmen melaksanakan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan Pelatihan Dakwah Pemasyarakatan yang dilaksanakan di Masjid Al Ikhsan Lapas, Selasa (20/1).

Kegiatan ini dibina langsung oleh Staf Binadik, Muhammad Rifai, dan diikuti oleh WBP yang telah menunjukkan komitmen kuat untuk memperbaiki diri serta berani menyampaikan pesan-pesan kebaikan, tidak hanya kepada diri sendiri tetapi juga kepada sesama.

Dalam pelaksanaannya, para peserta diberikan pembekalan terkait teknik berdakwah serta diarahkan untuk menyusun materi dakwah secara mandiri sesuai dengan nilai-nilai keislaman dan pembinaan pemasyarakatan. Para WBP kemudian bergantian naik ke mimbar untuk menyampaikan materi dakwah yang telah disusun, disusul dengan evaluasi dan masukan langsung dari pembina guna meningkatkan kualitas penyampaian dan substansi dakwah.

Kegiatan ini juga diperkuat dengan pesan motivasi bahwa "Seandainya dakwah itu hanya boleh disampaikan oleh orang yang suci dari dosa, maka tidak ada lagi yang berdakwah sepeninggal Nabi Muhammad SAW." Pesan tersebut menjadi penguat semangat bagi WBP agar tidak ragu untuk terus belajar, berubah, dan menyampaikan kebaikan sebagai bagian dari proses hijrah dan pembinaan diri.

Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, dalam tanggapannya menyampaikan bahwa kegiatan dakwah di dalam lapas harus dimaknai sebagai proses pembelajaran dan pembenahan diri yang berkelanjutan. Ia mengimbau agar para WBP yang mengikuti pelatihan ini menjaga konsistensi antara materi dakwah dan perilaku sehari-hari, sehingga apa yang disampaikan dapat menjadi teladan di lingkungan lapas.

Lebih lanjut, Kalapas menekankan pentingnya menjadikan dakwah sebagai sarana memperkuat akhlak, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap aturan, serta mengajak seluruh peserta untuk terus mengasah kemampuan berdakwah secara santun, bijak, dan menyejukkan. Ia berharap ke depan kegiatan ini dapat melahirkan pribadi-pribadi yang tidak hanya mampu berbicara di mimbar, tetapi juga membawa perubahan positif bagi diri sendiri, sesama WBP, dan masyarakat setelah bebas nantinya.

Darman

Post a Comment

أحدث أقدم