Perkuat Kemandirian Warga Binaan, Lapas Perempuan Sungguminasa Gelar Pembinaan BINA DIRI Bidang Salon



Sungguminasa, Anekafakta.com— Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Sungguminasa melaksanakan kegiatan BINA DIRI berupa pembinaan kemandirian bagi warga binaan pada Jumat, 23 Januari 2026, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis sebagai bekal hidup mandiri dan produktif setelah menjalani masa pidana.

Pembinaan kemandirian BINA DIRI dilaksanakan dengan memberdayakan warga binaan yang telah memiliki kompetensi di bidang tertentu untuk berperan sebagai tenaga pengajar bagi sesama warga binaan. Adapun jenis pembinaan yang diberikan meliputi penjahitan, kerajinan tangan, tata boga, jasa salon, serta perkebunan. Pada pelaksanaan kali ini, pembinaan difokuskan pada bidang salon dengan materi tata rias (make up), yang diikuti oleh 10 orang warga binaan serta didampingi oleh peserta magang dan petugas dari Seksi Kegiatan Kerja.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen lapas dalam mendukung proses pembinaan yang berorientasi pada kemandirian. 
"Melalui program BINA DIRI, kami berupaya menggali dan mengembangkan potensi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat, sehingga mampu membangun kepercayaan diri serta kesiapan untuk kembali ke masyarakat secara mandiri dan positif," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kasubsi Bimbingan Kerja, Sukamilawati, menjelaskan bahwa konsep pembinaan ini menekankan pada pemberdayaan dan transfer keterampilan. 
"Kami mendorong warga binaan yang memiliki keahlian untuk berbagi ilmu kepada rekan lainnya, dengan pendampingan dari peserta magang dan petugas. Khusus pada bidang salon, diharapkan keterampilan make up ini dapat menjadi peluang usaha dan sumber penghidupan ke depan," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan mampu memahami teknik dasar make up yang baik dan benar serta mengaplikasikannya secara mandiri. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan kondusif, serta menunjukkan antusiasme dan daya serap yang baik dari peserta, sebagai langkah nyata menuju pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.

Red

Post a Comment

أحدث أقدم