Tanggapan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Viman Alfarizi Ramadhan Terkait Virus Corona/COVID-19 dan Santernya Study Tour

Tanggapan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Viman Alfarizi Ramadhan Terkait Virus Corona/COVID-19 dan Santernya Study Tour

Kabupaten Tasikmalaya,ANEKAFAKTA.COM

Maraknya penyebaran virus Corona/COVID-19 di berbagai negara bahkan di Indonesia yang memakan korban ribuan jiwa dan di Jawa Barat sendiri menjadikan tanggap darurat Siaga 1 atas Virus yang mematikan itu serta viral adanya pembunuhan yang melibatkan siswi di salah satu Sekolah di Kota Tasikmalaya yang di bunuh oleh Bapak Kandungannya sendiri atas dasar sebuah  Study Tour.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan COVID-19 di seluruh dunia memang heboh dan gempar tapi seluruh dunia ini penanganan sangat bagus dengan cara terstruktur terencana juga ada jaminan akan kesehatan makanya di Tasikmalaya cara menghadapinya dengan cara tidak panik tetapi tidak menyepelekan penyebarannya."Ujar Viman kepada awak media setelah reses II Tahun Sidang 2019-2020 di Kecamatan Salawu.Kamis 05/03/2020

Viman menambahkan sebetulnya virus Corona/COVID-19 ini sama dengan virus influenza bahkan TBC itu lebih bahaya dari virus Corona tetapi kalau virus menyerang disanalah membuat penanganan khusus lewat Germas simple hidup dengan sehat , makan teratur dan bergizi, Istirahat yang cukup dan Olahraga yang cukup, jangan jorok, cuci tangan diberbanyak lalu jangan panik dan masker digunakan bagi orang yang sakit karena yang sehat ngga perlu pakai masker."pungkasnya

Ditanya tentang Study Tour Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan kemarin mendengar berita pembunuhan anak karena Study Tour dan sangat prihatin sekali karena anak di bawah umur juga dan pelakunya orang tuanya menurut pandangan saya bukan Study Tour yang salah dan harus ada kebijakan Study Tour dihapuskan karena ujung ujung bersipat holistik bagaimana mental masyarakat dengan baik tentunya pembunuhan terhadap anak tidak akan terjadi." Ujar Viman

Sambung Viman, kegiatan Study Tour harus ada perencanaan jangka panjang bagaimana tingkat perekonomian karena nilai kemarin ratusan ribu masalah Study Tour bisa orang tua membunuh anaknya kita tidak tahu apa disana, mental dan tingkat perekonomian disana kembali harus menjadi PR bersama, menjadi PR Pemerintah, Menjadi PR Anggota Dewan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi." Pungkas Viman Alfarizi Ramadhan

DEDE .KH

Post a Comment

أحدث أقدم