Yayasan Kampung Silat Petukangan Silaturahmi Dengan Pesilat Dan Seniman Betawi
Jakarta,ANEKAFAKTA.COM
Dalam silaturahmi terdapat banyak kebaikan-kebaikan, seperti diperpanjang umur, murah rejeki dan keberkahan. Tentunya dengan perbanyak silaturahmi kita semua tambah saling mengenal satu sama lain serta memperbanyak persaudaraan.
Seperti yang dilakukan oleh Yayasan Kampung Silat Petukangan pada Sabtu, 30 Mei 2020 menyelenggarakan silaturahmi dengan pesilat dan seniman Betawi di Rumah Empang Cibentang, Parung, Bogor.
Turut hadir Naupal Haryawan (Ketua Umum Yayasan Kampung Silat Petukangan dan sekaligus sahibul hajat), Baba Miftah dan Bang Midi (Beksi Kong Noer), Baba Salim beserta Keluarga Besar Kong Simin, Bang Edi Ruhiyat beserta Keluarga Besar Mandor Minggu, Bang Dera (Beksi H Hasbullah), Bang Agus H Syahro beserta keluarga, Mpok Inung Nurjanah beserta keluarga dan Bang Nasir Mupid beserta keluarga Besar Topeng Blantek Fajar Ibnu Sena serta Keluarga Besar Red Beksi.
Naupal Haryawan selaku Ketua Umum Yayasan Kampung Silat Petukangan dan sekaligus sebagai sohibul hajat mengaku sangat gembira dengan kehadiran para keluarga Besar pesilat dan seniman Betawi di Rumah Empang Cibentang, Parung, Bogor.
"Semoga silaturahmi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk tetap semangat mengembangkan silat dan seni budaya Betawi ke depan," ungkapnya.
Dikesempatan yang sama Baba Miftah berharap kepada pesilat dan seniman Betawi, khususnya generasi muda silat beksi agar lebih mencintai budaya kita sendiri daripada budaya asing. Karena budaya kita sangat kaya dan unik dan tidak kalah dengan budaya luar.
Seperti silat beksi yang kini telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Provinsi DKI Jakarta, bahkan telah menjadi warisan budaya dunia.
"Dengan demikian diharapkan kedepan silat beksi bukan hanya sekedar seni beladiri, tapi harus sudah menjadi seni berprestasi yang dapat menjangkau dunia," jelasnya.
Nasir Mupid selaku pimpinan Topeng Blantek Fajar Ibnu Sena berpesan kepada seluruh pesilat Betawi, khususnya penerus silat beksi untuk terus mengasah taji dan imaji sehingga dapat mengembangkan jurus beksi dapat tampil di segala medan.
"Silat beksi juga bisa tampil dalam setiap pertunjukan seni tradisi serta dapat pula berkolaborasi dengan seni modern. Silat beksi itu warisan tak lekang ditelan jaman," pungkasnya.
(Aziz)

إرسال تعليق