Melalui HUT Kota Jakarta Ke 493, Menuju Jakarta Tangguh


Melalui HUT Kota Jakarta Ke 493, Menuju Jakarta Tangguh




Makna ulang tahun kota Jakarta di situasi saat ini seperti yang dilambangkan pada logo HUT DKI Jakarta Tahun 2020 adalah Kota Jakarta yang Tangguh, kolaborasi harmonis Pemerintah Kota Jakarta dengan setiap elemen masyarakat, semangat pantang menyerah yang tak kunjung padam, untuk menyongsong Kota Jakarta yang maju, Tangguh, sejahtera dan terlepas dari pandemic COVID-19.


Demikian pernyataan Iwan Wardhana selaku Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta pada Senin, 22 Juni 2020 di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan.


Dijelaskannya bahwa harapan yang tertuang dalam logo tersebut adalah menuju penghidupan yang lebih baik dan pembangunan yang saling berkesinambungan.


Selain itu, bicara soal budaya berarti mengenai perubahan sikap dan perilaku. Kaitannya pada masa transisi saat ini, program prioritas yang dilakukan seperti yang diinstruksikan oleh Sekda Provinsi DKI Jakarta Nomor 51 Tahun 2020 yaitu melakukan pengawasan dan penindakan kegiatan/aktivitas masyarakat selama pembatasan sosial berskala besar pada masa transisi menuju masyarakat sehat, aman,dan produktif.


"Di Dinas Kebudayaan untuk menunjang instruksi sekda tersebut sudah melakukan kegiatan-kegiatan melalui teknologi Zoom atau Google Meeting yang  melakukan pementasan atau pertunjukan kesenian secara  virtual bahkan Tour Museum di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta," jelasnya.


Ditegaskannya bahwa budaya Betawi yang berkembang di kota Jakarta merupakan suatu kearifan lokal yang harus dilestarikan dan dikembangkan. Jakarta yang sejak awal menjadi tempat pertemuan (melting pot) beragam budaya lokal (Nusantara) maupun dunia mulai dari Sunda Kelapa, Batavia hingga Jakarta menjadikannya sebagai kota yang kosmopolitan begitupun dengan masyarakatnya.


"Akhirnya dengan adanya saling pengaruh mempengaruhi kemudian menghasilkan sebuah kebudayaan hibrida," tegasnya.


Menurutnya tentu hal itu juga untuk mengangkat sebuah identitas satu kebudayaan, dengan beragam kegiatan workshop atau lokakarya, musik, bazar, maupun pertunjukan. Nantinya kegiatan ini diharapkan dapat memberi ruang perenungan baru dalam mendefinisikan budaya Betawi.


"Tentunya untuk mendapatkan penggambaran yang tepat dalam pengembangan Budaya Betawi di masa depan," paparnya.

Eva/Red

Post a Comment

أحدث أقدم