Indramayu, www.anekafakta.com
Upaya antisipasi dan pencegahan akan resiko penyebaran Covid -19 pasca mudik Idul Fitri 1442 H tahun ini membuat pihak petugas kepolisian melakukan tindakan yang lebih ketat bagi para pemudik yang akan kembali ke Jakarta.
Puncak arus balik mudik yang diperkirakan tetjadi pada hari ini Minggu(16/5) ,Polres Indramayu menurunkan petugas sebanyak 53 personil yang merupakan gabungan anggota Polres Indramayu dan Polsek Lohbener,Dishub,dan petugas para medis untuk melakukan pemeriksaan dan Rapid Test Antigen bagi para pemudik yang melintasi jalur Pantura yaitu di Pos Operasi Ketupat Lodaya Lohbener .
Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang SIK, M.H memantau langsung kegiatan pemeriksaan dan rapid test tersebut dilakukan untuk memastikan semua pemudik yang akan kembali ke Ibukota sudah diperiksa melalui
Dari hasil pantauan awak media Anekafakta.com dilokasi pos penyekatan Operasi Ketupat Lodaya di Lohbener sekitar pukul 09.00-10.00 wib ,kegiatan Rapid Test Antigen ini memang baru dilaksanakan hari ini dan dari 120 orang yang di Rapid Test hasilnya semua dinyatakan non reaktif /negatif dan di perbolehkan untuk melanjutkan perjalanan dan pada kendaraan motor dan mobil ditempelkan sticker sebagai tanda bahwa sudah di Rapid Test.
Dalam pemeriksaan tersebut bagi para pemudik yang dapat menunjukan surat hasil swab dan dalam surat Swab dinyatakan non reaktif /negatif diperbolehkan melanjutkan perjalanan dengan di berikan sticker yang di tempel kan pada kendaraannya. Sementara bagi pemudik yang tidak membawa atau tidak dapat menunjukkan surat bukti hasil Swab harus di rapid test dulu di Pos Operasi Ketupat Lodaya Lohbener ini dan jika hasilnya negatif /nonreaktif boleh melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
(Rudi/red)
Reporter: Hendra Cahaya


إرسال تعليق