Pesan Danrem 052/Wijayakrama Pada Anak Asuh Yayasan Abigail
Tangerang,anekafakta.com
Di Hari Ulang Tahunnya yang ke-23 tahun, Korem 052/Wijayakrama Tahun 2021 mengambil Tema, "TNI AD Peduli Anak Bangsa*. Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar S.E. memberikan sumbangan berupa sembako kepada Yayasan Yatim Piatu Abigail Pamulang di Jl. Setia Kawan RT.02/RW.03 Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Jum'at (5/10/2021).
Menurut Ketua Yayasan Abigail Ibu Desi, "Yayasan ini berdiri dan
Di akui sejak tahun 1993, sebagai Rumah Kasih Berlindung anak yang membutuhkan".
"Harapannya supaya Kelak anak yayasan ini bisa berguna bagi bangsa. Mulai awal berdiri dengan adanya anak yang membutuhkan ada 5 anak terlantar karena KDRT.
Yayasan ini dapat menampung anak usia dari 2,5 tahun hingga anak kuliah, anak-anak dari sabang sampai merauke siap ditampung di sini, tidak perduli asalnya dari mana", tambahnya.
"Ada yang masih seleksi masuk TNI, semoga bisa berhasil sebagai motivasi masa depan adik-adiknya di sini", imbuhnya.
Di sini juga memberikan
pelayanan baik jasmani dan rohani. Anak di sini yang sudah diserahkan akan dididik hingga kuliah dan bisa berhasil dan mandiri. Yayasan Abigail didirikan oleh Pendeta almarhun Eliezer. Kurniawan, Ibu lingce yang sudah berusia 93 tahun dan Ibu
Sana Sondakh Almarhum.
Sebagai Ketua Yayasan Abigail Ibu Desi mendoakan, "Semoga Bapak Rano dilindungi dan dilimpahi kesehatan dan dilindungi Tuhan", ucap Desi.
Dan juga ucapkan Selamat atas kenaikan pangkat Brigjen dan juga persembahkan lagu pujian.
Danrem 052/WKR mengapresiasi atas do'a dan sambutan dari Ketua Yayasan Abigail, "Surprise buat saya atas ucapan selamat", sambut Jendral bintang satu.
Brigjen Rano juga tergugah anak pantia asuhan diadopsi yang memerlukan dana yang tidak sedikit, korban perasaan dalam mengasuhnya. Bapak Rano juga bercerita awal kriminal ada tokoh dan pelaku. Seorang yang sadis, pencuri, garong, maling biasanya dilahirkan dari panti asuhan. Karena kehilangan kasih sayang.
Memandang kehidupan yang tidak seimbang sehingga berbuat yang tidak benar.
"Ini merupakan ujian dari Tuhan, Apa yg kita tabur itu yang kita tuai", tuturnya.
Danrem juga berpesan di akhir kunjungannya mengatakan, "Gantungkan cita-citamu setinggi langit, raihlah dengan
berdo'a, tidak ada kata mustahil.
bagi Tuhan", pesan Danrem Rano.
"Banyak orang yang sudah berhasil dari yayasan panti asuhan", pungkas Danrem.
Dalam kunjungan tersebut, Danrem 052/Wkr menyumbangkan berupa
buku tulis, masker, beras dan mie instan ke yayasan ini. Protokol kesehatan diterapkan di acara ini.
Red/anekafakta.com
(Sumber Penrem 052/WKR)

إرسال تعليق