Langgam Sholawat Rebana Ngarak/Ketimpring Sama Dengan Langgam Rebana Biang
Jakarta,anekafakta.com
Alhamdulillah pada Minggu, 7 November 2021 kami Keluarga Kampung Silat Beksi Petukangan bersilaturahim ke kediaman Wan Abdurrahman di Ciganjur. Bersamaan dengan itu, kami juga mereparasi Rebana Biang sekaligus mengantar Dzunnurain mahasiswa UIN Jakarta untuk mengkaji lebih dalam mengenai Rebana Biang untuk Skripsi. Kami juga mengunjungi makam para leluhur Rebana Biang mulai dari Syaikh Abdurrahman, H. Damong, H. Amsir, H. Sa'aba.
"Beliau semua pengembang rebana di tanah Betawi sebelum rebana-rebana yang kini beredar," ungkap M. Hafiz selaku Pemuda Pelopor Bidang Pariwisata Jakarta Selatan.
Dikesempatan yang sama Wan Abdurrahman generasi ke 4 Rebana Biang Pusaka Ciganjur mengatakan bahwa Ki Dehir merupakan orang yang mengenalkan rebana ngarak/ketimpring di Pondok Pinang, Kebayoran Lama. Wan Abdurrahman menyimpulkan,"Rebana ngarak/ketimpring ada kesinambungannya dengan rebana biang, dikarenakan "langgam" (nada) sholawat yang dilantunkan itu sama persis," jelasnya.
Wan Abdurrahman mengatakan, Insya Allah akan berkunjung ke Kampung Silat Beksi Petukangan sekaligus ziarah ke makam Kumpi Zaenal/Kumis bin Kumpi Kandang.
Aziz/Red

Posting Komentar