Brigjen TNI Rano Tilaar:
Dampak Buruk Pengaruh Medsos Menimbulkan Kejahatan Dunia Maya
TANGERANG,anekafakta.com
Danrem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Rano Tilaar menyatakan, pengaruh buruk media sosial bisa menimbulkan kejahatan dunia maya serta efek negatif terhadap anak-anak.
Alumnus AKABRI tahun 93 itu pun berpesan kepada jajarannya, agar senantiasa menjaga anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa, termasuk menjaga keluarga dari pengaruh buruk media sosial (medsos).
"Internet (medsos) bisa menjauhkan orang dekat dan mendekatkan orang jauh. Diera sekarang ini, kita harus baik-baik mengabdi kepada bangsa dan negara," tegasnya.
"Tetapi kita harus baik-baik berkomunikasi bersama keluarga, memahami keluarga, sehingga tidak terjadi miss komunikasi pada keluarga kita," imbuhnya.
Selain itu, mantan Danrem 074/Warastrama (Solo) ini menjelaskan, pengaruh buruk internet bisa menyebabkan anak bunuh diri karena dibuli dengan medsos. Selain itu, kata dia, ada yang terpengaruh oleh teroris.
"Bahkan bisa menjadi musuh negara," terang Danrem Wijayakrama, saat memberikan arahan kepada jajarannya dalam kunjungan kerja bersama sang istri di Kodim 0506/Tangerang, Jalan TMP, Kecamatan Sukasari, Kota Tangerang, Rabu (19/1).
Terakhir, jendral bintang satu itu juga berpesan kepada seluruh jajarannya agar senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya penularan pandemi Covid-19.
"Virus Covid-19 sampai saat ini belum selesai dan statusnya masih pandemik. Sekarang sedang dilakukan vaksinasi ketiga atau vaksinasi booster," terangnya.
"Sehingga apabila vaksinasi ketiga ini selesai dilakukan, maka akan tercapai Herd Immunity di negara kita. Dan dari pandemik akan menjadi endemik," tutupnya.
Dari pantauan di lokasi, diakhir kegiatan kunkernya itu Danrem Wijayakrama mendapatkan cinderamata dari Dandim Tangerang.
Selain itu, pada kegiatan tersebut Danrem juga menuliskan kesan dan pesan untuk jajarannya.
Dalam kesannya, Danrem menulis : 'Kodim 0506/Tangerang adalah Satkowil yang membina teritorial di wilayah yang sangat Heterogen'.
Sementara, untuk pesan tertulis, Danrem Wijayakrama menggoreskan penanya yang berbunyi : 'jaga persatuan dan kesatuan sehingga tercipta RAK juang yang tangguh'.
Seusai itu, Danrem Wijayakrama pun meninggalkan Kodim Tangerang untuk melanjutkan kunjungan kerjanya di Koramil Serpong dan Koramil Pondok Aren.
Red/anekafakta.com

إرسال تعليق