Ketua DPD PWRI Sumut Geram, Diduga Wartawan Gadungan Intimidasi dan Interfensi Redaktur Salah Satu Media On-line


Ketua DPD PWRI Sumut Geram, Diduga Wartawan Gadungan Intimidasi dan Interfensi  Redaktur Salah Satu Media On-line



Dengan  modus mengaku- ngaku seorang wartawan diduga oknum wartawan gadungan melakukan pembek,up salah satu PLT. UPTD kepala sekolah negeri 14 yang ada di kota Siantar. Kamis (07/07)

Menurut keterangan Afdika Permata  Lase yang tidak lain adalah wartawan aktif dari salah- satu  Redaktur media On-line saat di konfirmasi  tim wartawan diruang kerja nya menjelaskan, setelah saya menerbitkan salah satu berita terkait PLT UPTD kepala sekolah  negeri 14 yang ada di kota Siantar tidak berselang lama ada yang menghubungi saya via Whatsapp.


"Halo selamat siang bang,siang kembali pak, jawab Afdika,  begini saya mau tanyak terkait berita yang kamu tayang kan, siap pak, apakah berita mu sudah ada konfirmasi kepada kepala sekolah, owh kalau terkait berita memang saya yang nulis dan menanyakan, "Jawab Afdika permata Lase menirukan percakapan sesuai yang ada di  direkaman. 


Lanjut Afdika lagi, Abang siapa dan abang dari media mana, Abang jangan interfensi media kalau abang merasa tidak senang dengan berita yang saya terbitkan silakan lakukan hak jawab bang sesuai undang undang Pers, jangan menginterpensi media saya.

"Abg mau ngajak jumpa tujuan nya apa, klu memang abg keberatan terkait berita silakan lakukan hak jawab Abg, berarti abg melakukan pembek,up kepala sekolah yang ada di berita, ya jelas lah karna yang kau beritakan abang kandung ku sendiri jadi wajar aku membek, up nya, karna aku juga wartawan dari Metro Sumut, " ujar Afdika Permata Lase kepada kepada awak media


Merasa tidak terima atas pembicaraan via telpon sesama wartawan akhirnya Afdika Permata Lase, menyelidiki dan mencari kebenaran wartawan yang telah mengirimkan foto KTA via Whatsapp.

"Saya sudah menghubungi Pemred nya dan beliau mengatakan bahwa atas nama Safingi S.H., tersebut bukan anggota kita, dia hanya mantan anggota dan sudah mengundurkan diri, terkait KTA itu adalah palsu dan beliau bisa di sebut wartawan gadungan, 'papar Afdika meniru pembicaraan via telpn sesuai rekaman


"Jawaban Pimpred Metro Sumut agar segera membuat laporan kepada pihak hukum terkait wartawan yang mengaku dari Metro Sumut, dan beliau keberatan tidak terima kalu media metro Sumut dibawa bawa untuk mengintervensi sesama wartawan secepat nya harus segera dilaporkan, "tiru Afdika Permata Lase sesuai percakapan Pimpred Metro Sumut dalam rekaman via tlpn.Selasa (05-07-2022.

Menanggapi permasalahan yang menyinggung atas nama wartawan, DR. Masdar Limbong,M.Pd Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumut gelar rapat kordinasi, perintahkan ketua OKK PWRI Sumut Edi Saputra, S.sos untuk segera membuat laporan ke Polda Sumut terkait wartawan gadungan.


"Atas tindakan seorang oknum yang mengaku ngaku wartawan dan sudah menginterpensi dan mengintimidasi anggota kita, saya meminta kepada ketua OKK DPD PWRI Sumut didampingi sekretaris daerah Sumatera Utara segera mendampinggi Afdika Permata Lase untuk membuat laporan dan melaporkan oknum wartawan tersebut, " ucap ketua DPD.PWRI Sumut secara tegas.Kamis malam sekira pukul 23.45. Wib

(Tim /Red)

Post a Comment

أحدث أقدم