Realisasi Program MBG Di Sampang, Masih Menunggu Surat Tugas SPPI
ANEKAFAKTA.COM,SAMPANG
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai diluncurkan sejak 6 Januari 2025 lalu secara bertahap
Untuk wilayah Madura sudah ada beberapa Kabupaten yang sudah meluncurkan program tersebut, ada juga yang masih berproses
Namun di Kabupaten Sampang hingga kini masih belum ada kejelasan sejauh mana proses yang dilakukan termasuk juga realisasinya
Terkait hal itu Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0828 Sampang Letkol Czi Suprobo Harjo Subroto SE M.Han melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) setempat jumat 9/5 menyatakan bahwa untuk program MBG di Kabupaten Sampang masih menunggu Surat Tugas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG/Dapur) dari Badan Gizi Nasional (BGN)
Dijelaskan, sebelumnya BGN menugaskan Tim Verifikasi di Kabupaten Sampang melalui proses yang panjang tentang administrasi, pendaftaran, pemeriksaan dapur, peralatan dapur, mekanisme penyediaan bahan baku, luas lahan hingga proses produksi termasuk kelayakan kebersihan maupun kesehatan dan banyak persyaratan lain yang tidak dapat dirinci satu persatu
"Proses itu sudah dilalui dan ada beberapa yang sudah dinyatakan lolos berdasarkan dokumen, progress penilaian serta persyaratan pendukung lainnya, jadi tinggal menunggu Surat Tugas untuk SPPI," ujar Kapten Inf Thomas Pasiter Kodim 0828 Sampang
Masih menurut Kapten Inf Thomas, dalam melakukan proses verifikasi tersebut Tim yang ditugaskan BGN tetap berkoordinasi dengan Kodim 0828 Sampang
Ia mengaku hasil koordinasi dengan Tim verifikator sempat ada pemilik bangunan yang sudah dirancang untuk Dapur, dan sempat menanyakan kepada Tim verifikator bahwa Dapur miliknya tidak termasuk yang diverifikasi
"Hasil koordinasi kami dengan Tim verifikator bahwa dalam melakukan verifikasi itu berdasarkan catatan yang sudah masuk di Pusat, jadi bila tidak tercatat di Pusat maka tidak akan dilakukan verifikasi" tandasnya
Diungkap selama ini di Sampang banyak pihak yang mengklaim sudah melakukan akselerasi persiapan termasuk bangunan Dapur, tapi berdasar catatan SPPI yang ditugaskan oleh BGN data tersebut tidak ada
Lebih lanjut disampaikan, walaupun masuk catatan yang perlu diverifikasi tentu tetap melalui proses penilaian kelayakan dari banyak persyaratan yang wajib dipenuhi untuk dinyatakan lolos atau tidak
Ditambahkan, untuk sementara SPPI yang digodok melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) serta melalui rekruitmen resmi ini dan yang ditugaskan di Kabupaten Sampang ada 3 personil, tetapi yang melalui jalur Pendidikan diperkirakan ada 30 personil, sehingga personil itulah yang menjadi kepanjangan tangan BGN dalam menjalankan program MBG mulai dari proses awal hingga realisasi. (Imade)
إرسال تعليق