Jakarta,Anekafdkta.com-Pada tanggal 3-10 Oktober 2025, Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama Ikatan Duta Bahasa Nasional telah melaksanakan pendaftaran penampil Pentas Sastra di Badan Bahasa Tahun 2025. Seleksi pendaftaran sebagai penampil Pentas Sastra di Badan Bahasa Tahun 2025 dilakukan dengan mempertimbangkan hal-hal yang mencakup : nama, domisili, tanggal dan waktu kesediaan tampil, jenis penampilan, judul penampilan dan jumlah penampil.
Demikian pernyataan Jianly Imanuel Bagensa, S.Sos, M.Sos (Ketua Umum Ikatan Duta Bahasa Nasional) berdasarkan SURAT PENGUMUMAN Nomor : 01/PGPS/IKADUBASNAS/2025 Tentang PENETAPAN PENAMPIL PENTAS SASTRA DI BADAN BAHASA TAHUN 2025 tertanggal 13 Oktober 2025 di Jakarta.
Selanjutnya, penampil akan ikut serta dalam kegiatan Pentas Sastra di Badan Bahasa Tahun 2025 yang akan dilaksanakan pada 13-16 Oktober 2025 di Panggung Terbuka Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur yang dipandu langsung oleh Ana dan Bagus selaku panitia pelaksana.
"Demikian pengumuman ini kami sampaikan dan atas perhatian serta kerjasamanya kami ucapkan terima kasih kepada 87 grup terpilih yang telah menampilkan masing-masing karya sastra terbaik," tuturnya.
Dikesempatan yang lain, Abdul Aziz sebagai salah satu penampil yang membawakan "Hikayat Beksi" bersama Sanggar Seni Putra Satria menjelaskan bahwa "Hikayat Beksi" karya Abdul Aziz ini mengisahkan sejarah perjalanan Pencak Silat Beksi dan tokoh-tokohnya di Petukangan (H. Godjalih, H. Hasbullah, Kong Simin, Kong Noer, Mandor Minggu) melalui pertunjukan.
"Diselingi dengan lantunan sholawat, tabuhan rebana serta pencak silat beksi oleh siswa/i SMP Putra Satria serta sudah ditampilkan dibeberapa daerah (Jogja, Cimande, Serang, Palembang, Bekasi) dan daerah lainnya di seluruh Indonesia," jelasnya disela penampilan pada Kamis, 16 Oktober 2025 di Panggung Terbuka Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur.
Senada dengan itu, Aziz Fahruroji selaku Ketua Umum Ikatan Seniman Disabilitas Indonesia dan sekaligus sebagai penampil baca puisi mengucapkan syukur alhamdulillah bahwa penampilan pentas sastra dalam rangka Bulan Bahasa Tahun 2025 semua pengisi acara spektakuler serta bagus-bagus. Terutama penampilan "Hikayat Beksi" hikayat budaya lokal punya anak bangsa yang perlu dilestarikan sebagai pembelajaran karena ada hikmah dan pesan moral, terus berkarya dan berkarya terus salam budaya.
"Harapan saya terus dipertahankan acara pentas sastra dan sangat diperlukan peran humas untuk publikasi ke masyarakat, dunia pendidikan, pegiat seni budaya sangat perlu diperhatikan dan menjadi catatan penting," tegasnya.
Menurut Ana salah satu panitia pelaksana bahwa sangat luar biasa, penampilannya sangat keren. Saya suka dengan penampilan pencak silatnya.
"Semoga semakin sukses dan dapat dikenal banyak orang," tandasnya.
Disamping itu, Bagus panitia pelaksana lainnya menambahkan bahwa bagus selaku sekali penampilannya. Sangat kental budayanya dan tabuhan rebananya juga mantap. Semoga ke depan ada lagi kegiatam semacam ini.
"Semoga Guru sebagai pendamping dan anak-anak didiknya semakin jaya, semakin sukses serta bisa go internasional," imbuhnya.
Az/red
إرسال تعليق