Panen Raya Ketahanan Pangan, Lapas Kelas IIA Cilegon Wujudkan Lapas Produktif dan Mandiri



CILEGON,Anekafakta.com–  Semangat kemandirian dan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional tampak dalam Kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon Kanwil Ditjenpas Banten turut ambil bagian dengan mengikuti kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan secara virtual melalui Zoom Meeting yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Kegiatan nasional yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan di Indonesia. Panen Raya menjadi simbol sinergi dan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menghadirkan pembinaan yang berdampak langsung bagi warga binaan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam arahannya menegaskan bahwa program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan berkelanjutan.
"Melalui program ketahanan pangan, warga binaan dibekali keterampilan produktif dan semangat kemandirian. Ini adalah investasi sosial agar mereka siap kembali ke masyarakat dengan bekal yang nyata," ujar Agus Andrianto.

Di Lapas Kelas IIA Cilegon, Panen Raya diwujudkan melalui panen hasil peternakan, perikanan, dan pertanian berupa sawi dan kangkung yang ditanam di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Seluruh proses pengelolaan dilakukan oleh warga binaan melalui program pembinaan kemandirian, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan yang berorientasi pada keterampilan dan keberlanjutan.
"Panen ini bukan sekadar memetik hasil tanaman, tetapi juga memanen nilai disiplin, tanggung jawab, dan harapan baru bagi warga binaan. Kami ingin mereka memiliki bekal keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti," tuturnya.

Kegiatan panen diikuti oleh pegawai Lapas Cilegon, pejabat struktural, peserta magang, serta warga binaan yang terlibat langsung dalam proses pertanian. Suasana kebersamaan dan antusiasme mewarnai kegiatan, mencerminkan semangat pembinaan yang positif dan produktif.

Melalui kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan ini, Lapas Kelas IIA Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program nasional ketahanan pangan sekaligus menciptakan warga binaan yang mandiri, terampil, dan siap kembali menjadi bagian produktif di tengah masyarakat.

. Red

Post a Comment

أحدث أقدم