CILEGON,Anekafakta.com— Sebagai wujud nyata komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, melaksanakan kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (04/02), bertempat di Aula Lapas Cilegon.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Lapas Cilegon, pejabat struktural, pegawai JFT dan JFU, regu pengamanan, hingga Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Seluruh peserta hadir dengan satu semangat yang sama: meneguhkan integritas sebagai pondasi utama pengabdian kepada negara dan masyarakat.
Penandatanganan komitmen bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi penanda kesungguhan seluruh jajaran Lapas Cilegon dalam menjalankan reformasi birokrasi secara konsisten dan berkelanjutan. Nilai-nilai integritas, profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan prima ditegaskan sebagai prinsip yang harus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, dalam amanatnya menegaskan bahwa Zona Integritas merupakan tanggung jawab moral seluruh insan pemasyarakatan, bukan hanya kewajiban administratif.
"Penandatanganan komitmen ini adalah janji kita bersama, bukan hanya kepada institusi, tetapi kepada hati nurani dan masyarakat. Integritas harus tercermin dalam sikap, keputusan, dan pelayanan kita setiap hari," tegas Raja Muhammad Ismael Novadiansyah.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan meraih predikat WBBM hanya dapat dicapai apabila seluruh jajaran bekerja dengan kejujuran, disiplin, dan semangat melayani tanpa kompromi terhadap penyimpangan.
"WBBM bukan tujuan akhir, melainkan proses panjang membangun budaya kerja yang bersih dan melayani. Saya berharap komitmen hari ini menjadi energi bersama untuk menghadirkan Lapas Cilegon yang semakin dipercaya masyarakat," tambahnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, diawali dengan apel bersama, pembacaan Tri Dharma dan Ikrar Petugas Pemasyarakatan, penandatanganan komitmen, hingga peneguhan nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui yel-yel bersama.
Melalui kegiatan ini, Lapas Cilegon menegaskan langkah nyata dalam memperkuat reformasi birokrasi serta membangun pelayanan pemasyarakatan yang berintegritas, humanis, dan berorientasi pada keadilan serta kemanusiaan.
Red
إرسال تعليق