Boyolali, Anekafakta.com– Pemerintah Kabupaten Boyolali secara resmi membuka Boyolali City Light (BCL) 2026 di kawasan Simpang Siaga, yang diresmikan langsung oleh Bupati Agus Irawan melalui pemukulan gong simbolis. Acara tahunan ini hadir sebagai daya tarik wisata malam menyambut arus mudik Hari Raya Idulfitri 2026, menampilkan instalasi lampu hias megah dan dekorasi bertema "Boyolali Semakin Maju" yang menghiasi sudut-sudut strategis kota selama periode libur Lebaran.Event ini tidak hanya menawarkan hiburan visual memukau bagi warga lokal, tetapi juga menjadi wajah baru yang berkesan bagi ribuan pemudik yang kembali ke kampung halaman. Dengan lokasi sentral di Simpang Siaga, BCL 2026 diharapkan menjadi destinasi favorit untuk berfoto keluarga, bersantai, serta menikmati suasana malam yang meriah.Mendorong Ekonomi Kreatif dan UMKM LokalDalam sambutannya, Bupati Agus Irawan menekankan bahwa BCL 2026 jauh melampaui sekadar pameran lampu hias. "Kami berharap keramaian ini memicu perputaran ekonomi baru bagi UMKM di sekitar perkotaan Boyolali, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat secara nyata," ujarnya. Untuk mendukung hal ini, stan UMKM peserta telah dilatih pelayanan prima dan dibekali sistem pembayaran non-tunai via QRIS, memudahkan transaksi aman serta praktis bagi pengunjung dari berbagai kalangan.Strategi digitalisasi ini bagian dari upaya Pemkab Boyolali membangun ekosistem ekonomi mikro yang tangguh. Selain itu, Bupati menghimbau masyarakat dan pengunjung untuk merasa memiliki fasilitas publik, mengingat pengalaman kerusakan ornamen di tahun-tahun sebelumnya. "Ini aset kita bersama. Mari jaga keindahannya agar Boyolali tetap menarik investor dan wisatawan," tambahnya.Sinergi Pemerintah, PHRI, dan StakeholderKesuksesan pembukaan BCL 2026 tak lepas dari kolaborasi lintas sektor, melibatkan Forkopimda, sponsor perbankan, serta perusahaan swasta.
Dukungan ini memperkuat komitmen menjadikan Boyolali kota maju, nyaman, dan ramah investasi.Prasetyo Adi Setiawan, Ketua BPC PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Boyolali, menyambut baik event ini. "Industri perhotelan dan restoran siap hadapi lonjakan pengunjung serta pemudik Lebaran 2026. Kami terapkan standar 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, plus jaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas," katanya. Ia juga soroti penggunaan QRIS untuk transaksi modern di hotel-restoran, memperlancar jual-beli wisatawan.Adi optimis sinergi PHRI-Pemkab akan tingkatkan occupancy hotel secara signifikan, mendorong pengunjung tak hanya transit tapi menginap. "Koordinasi baik ini gerakkan roda perekonomian melalui pariwisata," pungkasnya.Fasilitas dan Jadwal BCL 2026Boyolali City Light berlangsung selama periode libur Lebaran, dengan akses gratis dan pengamanan ketat. Pengunjung disarankan datang malam hari untuk nikmati puncak keindahan lampu, sambil dukung UMKM lokal melalui belanja atau kuliner.
Rth
إرسال تعليق