Gowa ,Anekafakta-.com— Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa untuk memperkuat pembinaan spiritual warga binaan melalui kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan dalam Lapas tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, jajaran petugas Lapas Narkotika Sungguminasa, serta warga binaan pemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiah Ramadan yang memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan serta motivasi kepada warga binaan agar memanfaatkan bulan suci sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Suasana kebersamaan tampak saat petugas dan warga binaan mengikuti buka puasa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan shalat Magrib berjamaah.
Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya dalam memperkuat nilai spiritual selama bulan suci.
"Momentum Ramadan ini kami manfaatkan untuk memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan. Kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama ini juga merupakan wujud kepedulian kami agar warga binaan tetap merasakan kebersamaan serta mendapatkan pembinaan keagamaan yang baik selama menjalani masa pidana," ujar Gunawan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kedekatan antara petugas dan warga binaan, sekaligus menumbuhkan semangat bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan menjalani masa pembinaan dengan lebih baik.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, menegaskan bahwa bulan Ramadan menjadi momentum bagi jajaran pemasyarakatan untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan.
"Di momentum bulan puasa ini, para petugas kami terus meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pembinaan kepada warga binaan, baik pembinaan kemandirian maupun pembinaan kepribadian. Selama Ramadan ini kita melihat warga binaan juga sangat aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan," kata Rudy.
Ia menambahkan bahwa selain pembinaan, jajaran pemasyarakatan juga terus memastikan pemenuhan hak-hak warga binaan tetap berjalan dengan baik.
"Petugas juga memberikan pelayanan seperti kunjungan keluarga, pengusulan remisi Hari Raya, serta berbagai layanan lainnya. Artinya, hak-hak kalian sebagai warga binaan tetap kami upayakan terpenuhi dengan pelayanan terbaik," ujarnya.
Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat nilai keagamaan serta menumbuhkan kesadaran bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan di Lapas.
Red
إرسال تعليق