Warga Binaan Lapas Perempuan Sungguminasa Ikuti Shalat Ied, 235 Orang Warga Binaan Terima Remisi Khusus



Sungguminasa ,Anekafakta.com— Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Sungguminasa melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H yang dirangkaikan dengan Penyerahan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026 pada Sabtu, 21 Maret 2026, bertempat di lapangan blok hunian Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh seluruh warga binaan beragama Islam, jajaran pegawai, serta keluarga pegawai. Pelaksanaan Sholat Idul Fitri dipimpin oleh Ustadz Abdullah Al Kaf, S.Fil.I, selaku Kepala KUA Kecamatan Pattallassang, yang bertindak sebagai khatib sekaligus imam.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta pembacaan Surat Keputusan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026. Pada momentum penuh berkah ini, sebanyak 235 orang narapidana menerima Remisi Khusus Tahun 2026. Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) mewakili Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.

Ka. KPLP Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Andi Annisya Ikhsyania, menyampaikan bahwa pemberian remisi khusus merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pidana.
"Remisi khusus Idul Fitri ini merupakan wujud apresiasi negara kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan menjalani pembinaan dengan sungguh-sungguh," ujar Andi Annisya Ikhsyania.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Yohani Widayati, menegaskan bahwa momentum Idul Fitri menjadi sarana pembinaan spiritual sekaligus penguatan harapan bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
"Pelaksanaan Sholat Idul Fitri dan penyerahan remisi khusus ini bukan hanya menjadi bagian dari pemenuhan hak warga binaan, tetapi juga momentum pembinaan rohani yang sarat makna. Kami berharap semangat Idul Fitri membawa harapan baru, meningkatkan keimanan, serta memperkuat komitmen warga binaan untuk terus berproses menjadi insan yang lebih baik," ungkap Yohani Widayati.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, religius, dan berorientasi pada pemulihan, sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk berubah dan kembali menjadi bagian positif di tengah masyarakat.

Red

Post a Comment

أحدث أقدم