Boyolali,Anekafakta.com— Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi Wisuda Tahfiz Juz 30 yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah Program Khusus Banyudono. Sebanyak 85 siswa resmi diwisuda dalam acara yang berlangsung khidmat di Hotel Azhima Colomadu pada Sabtu (4/4/2026).
Acara ini menjadi momentum istimewa sebagai wujud komitmen sekolah dalam mencetak generasi Qur'ani sejak usia dini. Para wisudawan tampil penuh percaya diri saat memperdengarkan hafalan terbaik mereka di hadapan para tamu undangan dan wali murid.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan prosesi wisuda tahfiz. Tausiyah inspiratif disampaikan oleh Ustadz Fauzy Nugroho, M.Pd., yang mengingatkan pentingnya menjaga hafalan Al-Qur'an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sambutan turut disampaikan oleh Ketua PCM Banyudono, Bapak Yacop Chismanto, yang memberikan apresiasi tinggi atas capaian para siswa serta dedikasi para guru dalam membimbing generasi penghafal Al-Qur'an.
Dalam kesempatan tersebut, penghargaan wisudawan terbaik diberikan kepada siswa berprestasi oleh Bapak Abdurahman. Sementara itu, penghargaan wisudawan termuda diserahkan oleh Ibu Ngadinem, S.Pd., selaku Pengawas Korwil Dikdas LS Banyudono.
Dukungan penuh juga datang dari Komite Sekolah yang diwakili oleh Ibu Umi Muslikhah, S.Ag., yang menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar program tahfiz terus berkembang lebih baik.
Kesan dan pesan dari wali murid disampaikan oleh Bapak Dwi Wahyudi, S.Pd., yang mengungkapkan rasa syukur serta terima kasih kepada pihak sekolah atas bimbingan yang telah diberikan kepada putra-putri mereka hingga mampu menghafal Juz 30.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Si., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa program tahfiz merupakan salah satu program unggulan sekolah dalam membentuk karakter islami siswa. Ia berharap para wisudawan tidak berhenti pada Juz 30, namun terus melanjutkan hafalan ke juz-juz berikutnya.
"Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan panjang bersama Al-Qur'an. Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang menjaga dan mengamalkan Al-Qur'an sepanjang hayat," ungkapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.
nug
إرسال تعليق