Surakarta, Anekafakta.com— Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta kembali menyelenggarakan Grand Final Pemilihan Putra Putri Solo 2026 sebagai puncak rangkaian seleksi duta pariwisata dan budaya Kota Surakarta. Mengusung tema "Amratani Aruming Budaya", ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kapasitas, karakter, serta komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus mempromosikan potensi pariwisata Kota Solo.
Pemilihan Putra Putri Solo merupakan agenda tahunan yang bertujuan melahirkan figur-figur muda inspiratif yang mampu menjadi representasi Kota Solo dalam berbagai kesempatan, baik di bidang promosi pariwisata, pelestarian budaya, ekonomi kreatif, maupun diplomasi daerah. Para finalis tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga kemampuan komunikasi, wawasan kebudayaan, kepemimpinan, etika, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Tema "Amratani Aruming Budaya" memiliki makna semangat untuk merawat, menjaga, dan menghidupkan nilai-nilai budaya agar tetap lestari sekaligus mampu mengharumkan nama Kota Solo di tingkat nasional maupun internasional. Melalui tema tersebut, Putra Putri Solo diharapkan menjadi generasi penerus yang mampu menjembatani nilai-nilai tradisi dengan perkembangan zaman secara kreatif, inovatif, dan relevan.
Antusiasme Peserta Meningkat
Penyelenggaraan Pemilihan Putra Putri Solo 2026 mendapat antusiasme yang tinggi dari generasi muda Kota Surakarta.
Pada tahap pendaftaran, panitia menerima 97 pendaftar, dengan rincian:
● Putra: 37 orang
● Putri: 60 orang
Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 peserta dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi, terdiri atas:
● Putra: 13 orang
● Putri: 11 orang
Ketidaklulusan administrasi disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain domisili pada KTP di luar Kota Surakarta, usia belum memenuhi ketentuan minimal 17 tahun, tidak melampirkan pas foto, maupun tidak menyertakan fotokopi KTP.
Selanjutnya, sebanyak 73 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, terdiri atas:
● Putra: 24 orang
● Putri: 49 orang
Dari jumlah tersebut, 63 peserta mengikuti tahapan seleksi berupa tes tertulis, public speaking, dan wawancara. Sementara itu, 10 peserta tidak dapat mengikuti seleksi karena mengajukan izin berhalangan hadir pada hari pertama maupun hari kedua pelaksanaan seleksi.
Setelah melalui seluruh tahapan penilaian, terpilih para finalis terbaik yang kemudian mengikuti masa karantina dan pembekalan sebagai bekal menjalankan peran sebagai Duta Pariwisata Kota Solo.
Pembekalan Finalis
Sebelum memasuki malam Grand Final, seluruh finalis telah mengikuti berbagai rangkaian pembekalan yang meliputi materi kepariwisataan, kebudayaan, public speaking, keprotokolan, personal branding, etika, pengembangan karakter, kunjungan ke destinasi wisata, kunjungan ke mitra pendukung, hingga berbagai aktivitas yang dirancang untuk memperkuat kapasitas mereka sebagai Duta Pariwisata Kota Surakarta.
Jadwal Grand Final
Grand Final Pemilihan Putra Putri Solo 2026 akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Jumat, 24 Juli 2026
Waktu : 18.30 WIB
Tempat : Balaikota Surakarta
Malam puncak akan menghadirkan penampilan seluruh finalis, sesi penjurian akhir, pengumuman Putra Putri Solo 2026, hiburan dari De Java Keroncong, penampilan spesial dari Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, serta dihadiri oleh tamu undangan dari unsur pemerintah, sponsor, mitra, media, pelaku pariwisata, dan masyarakat.
Dukungan Pemerintah Kota Surakarta
Wali Kota Surakarta Respati Ardhi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Surakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pemilihan Putra Putri Solo sebagai salah satu upaya mencetak generasi muda yang mampu menjadi duta budaya sekaligus penggerak promosi pariwisata Kota Solo.
"Putra Putri Solo bukan hanya simbol representasi generasi muda, tetapi juga mitra strategis Pemerintah Kota dalam memperkenalkan identitas, budaya, dan potensi pariwisata Surakarta kepada masyarakat luas. Kami berharap para finalis mampu menjadi teladan, terus berkarya, serta berkontribusi aktif dalam membangun citra Kota Solo sebagai Kota Budaya yang kreatif, inklusif, dan mendunia."
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, menegaskan bahwa Pemilihan Putra Putri Solo bukan sekadar kompetisi, melainkan proses pembinaan generasi muda agar memiliki kapasitas, integritas, serta kepedulian terhadap kemajuan pariwisata dan kebudayaan daerah.
"Kami berharap Putra Putri Solo 2026 mampu menjadi duta yang aktif mempromosikan potensi Kota Solo, menginspirasi generasi muda, serta memperkuat citra Surakarta sebagai Kota Budaya yang dinamis dan terbuka terhadap perkembangan zaman."
Ketua Panitia Pemilihan Putra Putri Solo 2026 menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar para finalis tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga siap menjalankan berbagai program promosi pariwisata dan pelestarian budaya setelah masa pemilihan berakhir.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan kepada para finalis yang telah menunjukkan dedikasi, semangat belajar, dan komitmen selama proses pembekalan. Kehadiran masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan malam Grand Final sekaligus memberikan semangat kepada generasi muda terbaik Kota Solo."
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh sponsor, mitra pendukung, media partner, serta berbagai pihak yang telah berkolaborasi sehingga rangkaian Pemilihan Putra Putri Solo 2026 dapat terselenggara dengan baik.
Melalui Grand Final ini diharapkan lahir Putra Putri Solo 2026 yang mampu menjadi representasi terbaik Kota Solo dalam menggaungkan pesona pariwisata, melestarikan kekayaan budaya, serta membawa semangat generasi muda yang inovatif, berkarakter, berdaya saing, dan siap mengharumkan nama Kota Surakarta di tingkat nasional maupun internasional.
Rth
إرسال تعليق