Bertahun-tahun Jalan Gunungsitoli-Alasa Rusak, Rozama Minta Gubsu Bobby Jadikan Jalan Provinsi




Gunungsitoli ,Anekafakta.com– Persoalan ruas jalan Gunungsitoli–Hiliduho–Alasa, Kepulauan Nias, Sumatra Utara, kembali menjadi sorotan. 

Kondisi jalan yang telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun itu dinilai semakin membahayakan masyarakat yang setiap hari bergantung pada jalur tersebut.

Momentum Gubernur, Muhammad Bobby Afif Nasution, dan Wakil Gubernur Sumatra Utara, berada di Kepulauan Nias turut dimanfaatkan tokoh masyarakat Nias Utara sekaligus politikus Partai Golkar, Rozama Lase alias Ama Karlos, untuk menyampaikan persoalan tersebut.

Kepada media ini, Rozama meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan perhatian serius terhadap ruas jalan yang menghubungkan Kota Gunungsitoli dengan wilayah Hiliduho hingga Alasa itu.

Salah satu solusi yang menurutnya perlu dipertimbangkan adalah mengubah status ruas Gunungsitoli–Hiliduho–Alasa menjadi jalan provinsi.

Dengan perubahan status tersebut, penanganan jalan diharapkan tidak lagi terkendala persoalan kewenangan maupun keterbatasan anggaran daerah, sehingga pembangunan dan pemeliharaannya dapat dilakukan secara lebih terarah.

“Ini bukan hanya persoalan jalan rusak. Ini menyangkut keselamatan masyarakat. Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah terjadi korban jiwa,” tegas Rozama, Selasa 11 Agustus 2026.

Ruas Gunungsitoli–Hiliduho–Alasa merupakan salah satu jalur penting bagi aktivitas masyarakat. Jalan tersebut digunakan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk menghubungkan berbagai wilayah di Kepulauan Nias.

Namun, kerusakan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun membuat perjalanan masyarakat tidak selalu berjalan aman dan nyaman.

Rozama menyebut kondisi tersebut tidak boleh dipandang hanya sebagai persoalan infrastruktur semata. 

Menurutnya, aspek keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama pemerintah.

Sejumlah pengendara sepeda motor disebut pernah mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan itu. Tidak hanya kendaraan roda dua, kendaraan roda empat juga dilaporkan pernah mengalami kecelakaan hingga terguling ketika melintasi ruas tersebut.

Kondisi tersebut menjadi alasan Rozama mendorong pemerintah segera mengambil langkah konkret.

Ia berharap keberadaan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara di Kepulauan Nias dapat menjadi momentum untuk melihat langsung berbagai persoalan infrastruktur yang masih dihadapi masyarakat, termasuk kondisi ruas Gunungsitoli–Hiliduho–Alasa.

Selain meminta perhatian Gubsu Bobby Nasution, Rozama juga mendorong pemerintah daerah di Kepulauan Nias bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara duduk bersama membahas status serta penanganan ruas jalan tersebut.

Menurutnya, persoalan kewenangan tidak seharusnya membuat masyarakat terus menanggung dampak buruk dari jalan yang tidak tertangani secara maksimal.

“Jangan sampai persoalan kewenangan menjadi alasan masyarakat harus terus melewati jalan yang membahayakan. Pemerintah harus hadir dan mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Rozama menilai, apabila status ruas jalan tersebut masih berada dalam kewenangan pemerintah daerah, keterbatasan anggaran berpotensi menjadi salah satu hambatan dalam pembangunan maupun pemeliharaan.

Karena itu, usulan menjadikan ruas Gunungsitoli–Hiliduho–Alasa sebagai jalan provinsi dinilai layak dipertimbangkan.

 (A1)
Uploaded Image

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama