Asap Pekat Muncul Lagi, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla Gambut di Wonotirto



Kukar ,Anekafakta.com— Kepulan asap pekat kembali muncul dari lahan gambut di Kelurahan Wonotirto, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara. Tak ingin api kembali membesar, personel Polsek Samboja bersama pemadam kebakaran, pemerintah kelurahan dan Masyarakat Peduli Api (MPA) bergerak melakukan penanganan lanjutan.

Kebakaran berada di belakang Kantor Lurah Wonotirto, RT 003. Titik tersebut merupakan lahan gambut yang sebelumnya terbakar pada Minggu (20/9/2026). Penanganan kembali dilakukan Selasa (22/9/2026) setelah warga melaporkan munculnya kepulan asap dari kawasan tersebut.

Sekitar pukul 14.00 Wita, tim gabungan mendatangi lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Area yang terdampak diperkirakan mencapai ±0,5 hektare.

Yang membuat kebakaran gambut berbeda adalah ancamannya tidak selalu terlihat dari permukaan. Lapisan gambut yang mengering dapat membuat api menjalar dan bertahan di bawah tanah, sehingga meski kobaran tidak terlihat, bara masih dapat menyimpan potensi munculnya api kembali.

Karena itu, petugas tidak hanya berupaya memadamkan bagian yang terbakar, tetapi juga melakukan pendinginan untuk menekan kemungkinan munculnya kembali titik api.

Namun, proses penanganan menghadapi sejumlah kendala. Sumber dan suplai air di sekitar lokasi terbatas, sementara medan kebakaran berupa semak belukar dan lahan gambut membutuhkan proses pemadaman serta pendinginan yang lebih lama.

Keterbatasan peralatan juga menjadi tantangan. Tim masih menghadapi minimnya mesin pompa jinjing, tandon air portabel serta selang panjang untuk menjangkau bagian lahan yang sulit ditangani secara langsung.

Dengan dukungan satu unit mesin pompa air portabel dan 10 rol selang pemadam, personel gabungan terus melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 Wita.

Penanganan melibatkan personel Polsek Samboja, dua personel Damkarmatan Kecamatan Samboja, empat orang dari Kelurahan Wonotirto serta satu anggota MPA.

Jarak lokasi dari Mapolsek Samboja sekitar 10 kilometer. Sementara penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Indikasi awal dalam laporan menyebut faktor kondisi cuaca ekstrem sebagai salah satu kemungkinan, namun hal tersebut masih memerlukan pendalaman.

Polsek Samboja mengingatkan bahwa padamnya api di permukaan belum otomatis berarti ancaman selesai, khususnya pada lahan gambut. Pemantauan lanjutan diperlukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali aktif dan berkembang menjadi kebakaran baru.

Hingga penanganan selesai, situasi di sekitar lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Personel bersama unsur terkait tetap melakukan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.

Di lahan gambut, api bisa hilang dari pandangan tetapi belum tentu benar-benar padam. Karena itu, setiap kepulan asap menjadi alarm yang harus segera ditindaklanjuti.

Red
Uploaded Image

Post a Comment

أحدث أقدم