Kukar ,Anekafakta.com– Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-244 Kota Tenggarong, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan sejarah Kota Tenggarong sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
Rapat paripurna dihadiri sekitar 350 undangan, di antaranya Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Adji Muhammad Arifin, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Dandim 0906/KKR Letkol Arm. Benny Budiman, jajaran DPRD, kepala OPD, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Kukar.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kukar mengingatkan bahwa Tenggarong memiliki perjalanan sejarah panjang yang tidak terpisahkan dari Kesultanan Kutai Kartanegara.
Peringatan HUT ke-244 tahun ini mengusung tema “Manunggal Raja Bersama Rakyatnya, Raja Menjamu Rakyatnya”, yang dimaknai sebagai simbol kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kukar dalam pidatonya menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah. Kemajuan Kukar membutuhkan kekompakan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Pembangunan bukanlah pekerjaan pemerintah semata. Keberhasilan sebuah daerah tidak ditentukan hanya oleh seberapa banyak program yang dibuat pemerintah, tetapi seberapa kuat pemerintah dan masyarakat berjalan secara bersama-sama,” demikian disampaikan dalam pidatonya.
Bupati juga menekankan bahwa Tenggarong merupakan wajah Kabupaten Kutai Kartanegara. Karena itu, kebersihan kota, pelayanan publik, pemerintahan, hingga pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam membangun citra dan kemajuan daerah.
Di tengah tuntutan efisiensi anggaran, pemerintah daerah juga didorong tetap menjaga semangat pembangunan. Efisiensi, ditegaskan, bukan berarti mengurangi semangat untuk membangun Kukar, melainkan mendorong pemerintah dan masyarakat semakin selektif serta kompak dalam menentukan prioritas.
Kehadiran Kapolres Kukar dalam forum tersebut turut memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, DPRD, TNI, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban sehingga seluruh rangkaian peringatan HUT Kota Tenggarong dapat berlangsung aman dan kondusif.
Rangkaian kegiatan diisi dengan tarian seni budaya, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kutai Kartanegara, mengheningkan cipta, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hiburan Tarsul, serta pidato Bupati Kukar.
Red
إرسال تعليق