Jajaran Satlinlamil Surabaya Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah

JAJARAN SATLINLAMIL SURABAYA PERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1441 HIJRIYAH


Seluruh Prajurit  dan PNS Satlinlamil Surabaya mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid At-Taqwa, Mako Satlinlamil Surabaya, Kamis (28/11).

Peringatan Maulid dengan penceramah KH Abdul Fatah Mahdi ini dihadiri Ny. Wiwit Hery Prihartanto (Ketua cabang 3 Jalasenastri gabungan Kolinlamil  beserta para pengurus.

Sebagai salah satu Satuan Pelaksana Komando Lintas Laut Militer, Satlinlamil Surabaya rutin mengadakan acara-acara keagamaan sebagai bagian dari pembinaan mental prajurit agar tercipta suasana kerja, mental serta sikap juang prajurit yang sesuai dengan Sapta Marga dan Sumpah prajurit.

"Kolinlamil sebagai salah satu Kotama TNI AL memiliki kewajiban untuk membina para prajuritnya, agar dalam melaksanakan tugas pokoknya sesuai dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI AL. Seperti melaksanakan kegiatan keagamaan sebagai salah satu cara membina mental Prajurit" tutur Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M.

Lebih lanjut dikatakannya, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan refleksi kecintaan terhadap Rasululloh sekaligus meneladani beliau dalam perilaku kesehariannya.
Nabi Muhammad SAW merupakan pembawa kebenaran, pemimpin umat dan rahmat bagi seluruh Alam.

"Momentum Peringatan Maulid Nabi sebagai refleksi nilai-nilai keteladanan yang dapat Kita aplikasikan dalam pelaksanaan tugas Kita sebagai Prajurit" tandas Panglima Kolinlamil.

Sementara itu Dalam tausiahnya KH. Abdul Fatah Mahdi mengisahkan Nabi Muhammad lahir dari ibu bernama Aminah dan ayah bernama Abdullah. Nabi Muhammad lahir di Makkah pada hari Senin, 12 Rabiul Awal pada tahun pertama sejak peristiwa tentara bergajah atau Amul Fiil atau tahun 571 kalender Romawi. Saat Muhammad lahir, diriwayatkan Ibnu Sa'ad Ahmad ibn Hambal Darini, cahaya menerangi istana-istana di Rum. Nama Muhammad diberikan oleh sang kakek Abdul Mutalib, pemegang kunci Kakbah. Abdul Mutalib membawa Muhammad masuk ke dalam Kakbah, lalu seekor kambing disembelih sebagai bentuk akikah. Nabi Muhammad juga dikhitan saat berusia tujuh hari. Nabi Muhammad tumbuh sebagai seorang yatim, Ayahnya meninggal saat belum genap berusia 3 tahun.

Saat Nabi lahir, tak ada yang mau menyusuinya karena tergolong miskin. Namun, seorang ibu bernama Halimah Sa'diyah dengan ikhlas mau menyusui Muhammad meski ASI-nya sulit keluar.

Sebelum menutup ceramah, KH Abdul Fatah Mahdi menyampaikan pesan kepada seluruh prajurit dan PNS harus memiliki Paham yg benar dengan melaksanakan semua ajaran Nabi Muhammad SAW baik secara Syariat maupun Hakikat.

"Perbanyaklah membaca doa maka Allah SWT akan mengabulkan setiap Doa baik secara langsung/tidak langsung. 
Laksanakan Ibadah hanya dengan mengharap Ridho Allah SWT" ujar penceramah dalam Pesannya.

KH. Abdul Fatah Mahdi juga menyampaikan Pesannya agar selalu menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT maka rezeki yang kita terima akan terasa tercukupi.

"Semoga kita dapat menauladani Rasulullah Muhammad SAW dan termasuk kedalam golongan umat yang dicintainya" kata Kyai Jawa Timur menutup ceramahnya.

Acara Peringatan Maulid Nabi di Satlinlamil Surabaya ini berlangsung dengan hikmat dan penuh rasa antusias dari para Prajurit dan PNS yang hadir memenuhi ruangan Masjid Attaqwa Mako Satlinlamil Surabaya. 

Red

(Sumber:Dispen Kolinlamil).

Post a Comment

أحدث أقدم