SERIKAT BURUH KSBSI DIBERIKAN PELATIHAN MEDIA OLEH CNV
ANEKAFAKTA.COM,Jakarta
Kecanggihan teknologi di era milenial menjadi tolak ukur kemajuan zaman. Peran media sebagai senjatanya mampu menembus dalam berbagai hal. Berbagai pelatihan akan media pun banyak diselenggarakan oleh berbagai pihak, salah satunya yang diselenggarakan oleh KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia) dan didukung oleh CNV Internasional (Christelijk Nationaal Vakverbond).
"Dalam pelatihan ini para peserta diberi pengetahuan mengenai media, jurnalistik, cara penulisan hingga pentingnya komunikasi dalam organisasi," ungkap Dedi Hardianto selaku Sekjen KSBSI disela pembukaan Pelatihan Training Media KSBSI pada 10-16, Februari 2020 lalu di Gedung E Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur.
Pelatihan media tersebut dihadiri oleh seluruh perwakilan federasi yang tergabung dalam KSBSI diantaranya F-NIKEUBA, F-GARTEKS, FESDIKARI, F-KUI, F-KAMIPARHO, F-HUKATAN, F-KIKES, FSB-PE, FTA, dan F-LOMENIK.
Dijelaskannya bahwa dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan memunculkan SDM yang unggul dikalangan buruh.
"Dan mampu bersinergi dengan komunitas-komunitas, terkait dengan media," jelasnya.
Dikesempatan yang sama, Zaki Yamani selaku narasumber sekaligus mantan Redaktur Pikiran Rakyat Bandung menegaskan bahwa setelah mengikuti pelatihan, nanti kawan-kawan peserta perwakilan dari pengurus serikat buruh dapat mengimplementasikan hasil dari pelatihan ini. Agar tidak menjadi sia-sia dan menuju perubahan KSBSI yang lebih baik lagi.
"Sebab di Indonesia ini mayoritas profesi adalah buruh, maka disitulah kaum buruh memiliki peran cukup besar." tegasnya.
Alek Basarudin, salah satu peserta perwakilan F-KAMIPARHO mengatakan pelatihan media pada era Revolusi Industri 4.0 ini sangat penting, terutama dikalangan KSBSI. Hal ini guna menunjang keterampilan dalam penggunaan media itu sendiri
"Yang nantinya, selesai mengikuti pelatihan media dapat digunakan sebagai saluran komunikasi efektif bagi KSBSI itu sendiri," terangnya.
Tunjang selaku pengelola web media KSBSI menambahkan disadari memang, media dalam KSBSI belum dikelola dengan baik.
"Namun, pelatihan ini merupakan salah satu upaya atau langkah berbenah dan menciptakan regenerasi berikutnya agar lebih baik," imbuhnya.
Red/anekafakta.com
(Catatan hasil pelatihan training media KSBSI, M. Rido dan Abdul Aziz, DPP FTA)

إرسال تعليق