Mengejutkan!!! HA Yang di Tangkap Satresnarkoba Tanjung Perak Ternyata Adik Kandung Ketua GMDM Provinsi Jawa Timur

Mengejutkan!!! HA Yang di Tangkap Satresnarkoba Tanjung Perak Ternyata Adik Kandung Ketua GMDM Provinsi Jawa Timur


Surabaya, rakyatjelata.com – 


Terkuak bawah HA yang beberapa hari lalu tertangkap oleh Satuan Narkoba Polres Tanjung Perak karena kedapatan menyimpan Narkoba jenis sabu ternyata adalah adik kandung dari Ketua GMDM provinsi Jatim saat ini. Hal ini di perkuat dengan adanya kesaksian dari sejumlah anggota GMDM itu sendiri. Senin  5 Juli 2021

Keberhasilan Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada, Senin (28/06/2021). Telah mengamankan salah satu oknum dari Lembaga Gerakan Mencegah Dan Mengobati ( GMDM ) di kota Surabaya Jawa Timur yang ternyata adalah saudara kandung dari YY Ketua GMDM Provinsi Jatim.

Menurut Wahyudi mantan skretaris GMDM Kota Surabaya bahwa inisial HA itu adalah adik dari YY.

"Setahu saya HA itu adik kandung YY yang sekarang menjadi Ketua GMDM Provinsi Jatim." Terang Wahyudi saat di konfirmasi melalui Video call. (01/07/2021).

Dan anehnya lagi atas kejadian ini sang kakak telah mengutuk adiknya sendiri. 

Hal ini di sampaikam oleh YY selaku ketua GMDM Provinsi jatim di beberapa media online sebelumnya. Dirinya menganggap HA adalah Oknum yang berstatus sebagai relawan saja. 

Padahal menurut keterangan yang dibperokeh oleh awak media dari beberapa sumber anggota GMDM, HA adalah kepala penyuluh Narkoba di GMDM. Bahkan dirinya sering memberikan ceramah di depan publik.

Foto : HA saat memberikan ceramah akan bahaya narkoba di depan publik

Selain itu dari informasi yang di peroleh awak media tentang status HA memang sudah sering tetangkap oleh pihak kepolisian terkait kepemilikan sabu di tangannya. bahkan HA sudah 4 kali tertangkap dan lagi lagi di selesaikan kekeluargaan. Tentu saja hal ini ada peran penting yang di lakukan oleh YY sebagai kakaknya.

Sangat di sayangkan , Kedua bersaudara ini menjadi pengurus di sebuah organisasi yang bergerak di bidang pemberantasan Narkoba. 

Tapi apa nyatanya, HA yang menjabat sebagai Kepala Penyuluhan di GMDM ternyata tidak bisa membawa nama harum Organisasi yang di ikutinya. 

Yang lucunya lagi, pria yang kediamannya tak jauh dari kakaknya tak merasa jera dengan kejadian di mana dia sering tertangkap karena kepemilikan barang haram jenis sabu ini.

Menurut informasi dari petugas yang telah menangkap HA, memang saat tertangkap ada beberapa alat dan timbangan serta sabu sebanyak kurang lebih 2 gram. Hal  ini juga di benarkan oleh Kasat Narkoba AKP Yadwivana Jumbo Qantason. Dirinya menjelaskan kenapa belum ada rilis, karena saat ini angka Covid sedang tinggi jadi pihak Polres Tanjung Perak belum menerbitkan rilis terkait penangkapan itu.

Saat awak media melakukan Konfirmasi Ke Ketua GMDM Jawa Timur melalui WhatsApp dan menanyakan apakah benar HA adalah adik kandung YY tidak mendapatkan jawaban sama sekali meskipun sudah di baca teksnya bahkan nomer awak media di blokir oleh YY. 

Dengan tidak adanya Respon atau Tidak Ada jawaban sampai berita ini diturunkan, awak media masih mencari informasi tambahan terkait sejauh apa keterlibatan kedua adik kakak ini di dalam urusan narkoba.

Menurut salah satu anggota yang melakukan penangkapan menjelaskan, "Kalau adanya keterkaitan kedua kakak tersebut itu wewenang penyidik, kita di sini hanya bertugas untuk menangkap saja mas." Sebut salah satu anggota Satuan Narkoba Polres Tanjung Perak.

Tim/Red

Post a Comment

أحدث أقدم