Humas Polres Flores Timur :
Penyebaran Foto dan Video Vulgar di Desa Puhu Adonara Timur Akan di Usut Tuntas !!!
Surabaya,anekafakta.com
Warga Kabupaten Flores Timur tepatnya di desa Puhu Pulau Adonara dihebohkan dengan beredarnya foto dan video vulgar di Facebook, seorang gadis di bawah umur beberapa bulan lalu. Korbannya seorang gadis AS (17) dan terduga pelaku bernisial (BK) yang sama-sama asal warga Desa Puhu, kecamatan Adonara Timur.
Kasusnya kini sudah dilaporkan pihak korban ke Polres Flores Timur.
Diketahui, AS menjadi korban beredarnya foto dan video bugil yang diduga dilakukan oleh akun palsu Facebook Tom Jery disebarkan melalui media sosial.
Saat dikonfirmasi wartawan Humas Polres Flores Timur Anwar Sabusi mengatakan, AS mengaku pernah diancam dengan akun palsu dan sudah berjalan cukup lama.
Pelaku menyebarkan foto dan video vulgar tersebut karena diancam oleh akun palsu Facebook Tom Jery.
"Karena terduga kesal hingga akhirnya menyebarkan foto dan video vulgar korban di media sosial Facebook beberapa bulan lalu" ungkapnya kepada wartawan Minggu, (07/11/2021).
Gadis di bawah umur yang masih duduk di bangku SMA (AS) itu merasa terancam oleh tindakan siakun palsu sehingga dirinyapun mengirimkan foto dan video vulgar karena takut dengan ancaman akan akun palsu Tom Jery di Facebook.
Video dan foto bugil korban disebar melalui media sosial Facebook dan lewat atas dasar itu, korban dan keluarganya mendatangi Polres Flores Timur untuk melaporkan dan memohon perlindungan, untuk ditindaklanjuti ke jalur hukum.
Selain melakukan penyebaran foto dan video vulgar, di kutip dari media NTT kata korban, pelaku (BK) juga melakukan ancaman terhadap korban melalui chatingan via Facebook. Dimana ancaman itu korban diajak bertemu di salah satu pantai di pulau Adonara.
Untuk saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Polres Flores Timur dan akan ditindak lanjuti.
"Kami sementara melakukan proses penyelidikan dan akan mengusut kasus ini sampai tuntas, karena korban juga mengalami gangguan psikis atas kasus yang menimpanya. Bahkan keluarga korban juga mengalami hal yang sama"tegas Anwar Sabusi.
Lanjutnya untuk sementara kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Polres pihak Flores Timur, dan dalam minggu ini kami akan memanggil terduga pelaku (BK) untuk dimintai keterangan, dan untuk bukti kami suda kantongi" jelas Humas Polres Flores Timur
Anwar Sanusi.
(Kontributor:Maksimus Lewogete)

إرسال تعليق