Daya Saing Lulusan Pesantren Bale Rombeng



Daya Saing Lulusan Pesantren Bale Rombeng

Oleh KH Tubagus Ma'ani Pengasuh Pesantren Al Fattah Buaran Bambu Tangerang Banten

Tidak bisa dipungkiri, Perkembangan zaman yang serba cepat menuntut setiap lembaga pendidikan harus mampu menyesuaikan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tersebut. Siapapun akan terdegradasi dengan sendirinya bila tidak mampu mengupdate dan mengupgrade terhadap perkembangan zaman.

Bagi pendidikan pesantren Bale Rombeng  sendiri perkembangan pembangunan yang sangat cepat ini yang merombak tata nilai, pandangan dan sikap hidup harus disikapi dengan bijaksana. 

Jujur saja mungkin, di kalangan pesantren bale rombeng ada sedikit gugup dan gagap dalam merespon hal ini. Sebab modalitas yang dimiliki oleh kalangan pesantren bale rombeng boleh di bilang minim atau bahkan minus. Seperti sarana dan prasarana yang seadanya, pengajar yang tersentral hanya pada sosok kyai yang merupakan satu-satunya rujukan pembelajaran, kurikulum yang belum tersistematis serta out out lulusan yang belum terstandardisasi.

Hal ini tentu saja mengurangi kepercayaan masyarakat untuk "menitipkan" anaknya di pesantren bale rombeng karena dianggap tidak memiliki prospek masa depan yang cerah. 

Berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan pesantren bale rombeng harus menjadi kajian serius di kalangan kaum pesantren khususnya bale rombeng. Sehingga dampak dari pandangan masyarakat yang meragukan sistem pendidikan pesantren bale rombeng dapat ditepis dengan bukti kualitas lulusannya.

Memang hal tersebut tidak mudah segampang membalikkan telapak tangan. Tapi setidaknya membincangkan persoalan pesantren bale rombeng harus sudah menjadi diskursus serius di pengasuh pondok bale rombeng. Tujuannya agar masa depan pondok bale rombeng tetap eksis dengan kualitas lulusan yang mampu berdaya saing dengan lulusan anak-anak sekolahan

Post a Comment

أحدث أقدم